NUSA TENGGARA TIMUR — Paris Saint-Germain mengincar gelar juara Liga Champions Eropa kedua secara beruntun. Target itu akan dihadapi Arsenal dalam laga final di Budapest Arena, Sabtu (30/5) mulai pukul 23.00 WIB. Luis Enrique menegaskan ambisi timnya sudah jelas sejak awal: mempertahankan trofi.
Enrique mengakui tantangan mempertahankan gelar juara lebih berat ketimbang merebutnya untuk pertama kali. Ia menyebut seluruh elemen klub, mulai dari presiden hingga direktur olahraga, memiliki visi yang sama.
"Tujuan saya, dan juga tujuan klub, Presiden, dan Direktur Olahraga, adalah memenangkan Liga Champions. Proyek ini terwujud dengan cepat, tetapi kami pantas memenangkan kompetisi ini," ujar Enrique dalam konferensi pers.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, kualitas pemain menjadi faktor utama dalam mewujudkan target tersebut. "Kami sudah menantikan masa depan, dan berharap dapat memenangkan trofi lain besok [hari ini]," tegasnya.
Enrique menilai pertandingan nanti akan ditentukan oleh detail-detail kecil. Ia memprediksi tim yang mampu bermain lebih baik akan keluar sebagai pemenang.
"Motivasi untuk memenangkan Liga Champions kedua berturut-turut bahkan lebih besar daripada motivasi untuk memenangkan yang pertama. Kami adalah juara bertahan," kata Enrique.
"Besok [hari ini], saya mengharapkan final Liga Champions yang hebat. Tim yang memainkan sepak bola terbaik akan menang, saya yakin akan hal itu," sambungnya, dikutip dari laman resmi klub.
Pria berusia 56 tahun itu juga menekankan pentingnya analisis tim kepelatihan. Menurutnya, PSG sudah memiliki cukup waktu untuk mempelajari permainan Arsenal.
"Kami punya waktu untuk menganalisis lawan, kami mengenal mereka dengan baik, kami telah bermain melawan mereka selama dua musim terakhir," jelas Enrique.
Keyakinan ini membuat Enrique optimistis Ousmane Dembele dan kolega mampu mengatasi perlawanan Arsenal. Final nanti menjadi panggung pembuktian bagi PSG sebagai raja baru Eropa.