Ismael Saibari Cetak Gol Spektakuler ke Gawang Brasil di Piala Dunia 2026, Ini Profil dan Kisah di Baliknya

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 10:19:01 WIB
Ismael Saibari mencetak gol spektakuler ke gawang Brasil pada Piala Dunia 2026.

NUSA TENGGARA TIMUR — Hasil imbang melawan Brasil bukan capaian biasa bagi Maroko. Namun, perhatian publik justru tertuju pada satu nama: Ismael Saibari. Pemain berusia 25 tahun itu mencetak gol pembuka Atlas Lions dengan penyelesaian kelas dunia.

Gol Pertama di Panggung Piala Dunia

Saibari membuka keunggulan Maroko pada laga matchday pertama Grup C. Ia melewati dua bek tengah Brasil, Gabriel Magalhaes dan Marquinhos, lalu mengangkat bola melewati jangkauan kiper Alisson Becker.

Gol itu menjadi gol perdananya di ajang Piala Dunia. Aksi individu yang tenang dan berkelas itu langsung memukau publik MetLife Stadium.

Pemain Serbabisa yang Bersinar di Belanda

Di level klub, Saibari memperkuat PSV Eindhoven di Eredivisie Belanda. Ia menjadi bagian penting dari keberhasilan PSV meraih gelar liga ketiga secara beruntun pada musim 2025-2026.

Performa impresifnya sepanjang musim lalu membuahkan 15 gol dan delapan assist. Catatan itu mengantarkannya meraih penghargaan Pemain Terbaik Eredivisie 2025-2026.

Saibari adalah pemain serbabisa yang bisa bermain sebagai gelandang maupun penyerang. Hingga kini ia mengoleksi 31 penampilan bersama Timnas Maroko dengan total 10 gol.

Lahir di Spanyol, Pilih Bela Maroko

Saibari lahir di Terrassa, Spanyol, pada 28 Januari 2001. Meski demikian, ia memiliki darah Maroko dari kedua orang tuanya yang berasal dari Ksar El Kebir di wilayah utara Maroko.

Orang tuanya pindah ke Spanyol pada dekade 1990-an untuk mencari pekerjaan. Saibari tumbuh di Belgia dan mengembangkan kemampuan sepak bolanya di Belanda, sebelum akhirnya memilih membela Maroko di level internasional.

Keputusan itu kini terbukti tepat. Penampilannya melawan Brasil menjadi bukti bahwa ia adalah aset berharga Atlas Lions di Piala Dunia 2026.

Dampak Hasil Imbang bagi Klasemen Grup C

Hasil imbang 1-1 membuat Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi satu poin. Kedua tim masih harus menjalani dua laga sisa di fase grup untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar.

Gol Saibari setidaknya memberi sinyal bahwa Maroko bukan tim yang bisa diremehkan. Dengan pemain sekaliber dia di lini tengah, Atlas Lions punya senjata berbahaya untuk menghadapi lawan-lawan berikutnya.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top