NUSA TENGGARA TIMUR — Baik Kanada maupun Qatar masih belum terkalahkan di turnamen, namun hasil imbang di pertandingan pertama membuat posisi mereka belum aman. Tim tuan rumah ditahan 1-1 oleh Bosnia dan Herzegovina, sementara Qatar juga bermain sama kuat 1-1 melawan Swiss. Klasemen sementara Grup B pun super ketat: Swiss memimpin, diikuti Kanada, Qatar, dan Bosnia — hanya dipisahkan oleh poin fair play dan peringkat FIFA.
Tekanan jelas lebih besar menghinggapi Kanada. Bermain di hadapan publik sendiri pada laga pertama justru membuat mereka gugup, sebuah kesalahan yang diakui oleh para pemain. "Main di kandang pada laga pertama, bagaimanapun tidak mudah," ujar pengamat Abdul Susila. "Kesalahan sama tidak ingin diulang."
Qatar datang sebagai tim yang paling tidak difavoritkan di grup ini. Namun, motivasi tinggi tidak selalu cukup di panggung sebesar Piala Dunia. Celah di lini belakang Qatar dinilai masih menjadi kelemahan utama yang bisa dieksploitasi oleh tuan rumah.
Dengan gaya bermain yang sudah sama-sama dipelajari, Kanada diprediksi akan lebih mendominasi penguasaan bola. Abdul Susila bahkan dengan yakin memprediksi kemenangan 2-0 untuk Kanada. "Kanada sepertinya akan lebih menguasai. Hasilnya, saya memprediksi, Kanada akan menang dengan skor 2-0," tegasnya.
Tak semua pengamat yakin laga ini akan berjalan mudah. M Rizki H menilai pertandingan akan berlangsung ketat dan berpotensi imbang lagi. Namun, ia tetap menjagokan tuan rumah menang tipis 1-0.
"Kanada dan Qatar sama-sama bermain imbang di pertandingan pertama Piala Dunia 2026. Saya memprediksi pertandingan ini dimenangkan Kanada 1-0," ujar M Rizki H.
Terlepas dari berbagai prediksi, satu hal yang pasti: kekalahan akan menempatkan salah satu tim di posisi kritis. Sementara kemenangan akan membuka peluang lebar untuk melangkah ke babak 32 besar. Laga di BC Place nanti malam akan menjadi penentu siapa yang layak bertahan di turnamen.