Kemenpar dan BPOLBF Kenalkan Wisata Darat Labuan Bajo ke Wisatawan Singapura Lewat Famtrip Scoot

Penulis: Fauzan Arifin  •  Selasa, 22 September 2026 | 10:03:32 WIB
Kemenpar, BPOLBF, dan Scoot Airlines menggelar famtrip untuk memperkenalkan wisata darat Labuan Bajo kepada wisatawan Singapura.

Kementerian Pariwisata bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dan Scoot Airlines memperkenalkan pengalaman wisata Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, kepada wisatawan Singapura melalui kegiatan famtrip. Kegiatan itu melibatkan satu Key Opinion Leader (KOL) asal Singapura serta tiga anggota tim Scoot yang terdiri atas videografer dan fotografer. Famtrip ini mengadaptasi konsep Mystery Flight Club, travel content series kolaborasi Scoot dan The Travel Intern (TTI).

LABUAN BAJO — Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF Andhy MT Marpaung menyatakan kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Scoot Airlines menjadi bagian dari upaya memperluas eksposur Labuan Bajo di pasar internasional, khususnya Singapura. Menurut dia, promosi tidak lagi hanya mengandalkan daya tarik bahari yang selama ini dikenal wisatawan.

"Kolaborasi ini merupakan kesempatan baik untuk memperkenalkan Labuan Bajo tidak hanya melalui daya tarik bahari yang sudah dikenal, tetapi juga melalui kekayaan wisata darat yang kita miliki," kata Andhy di Labuan Bajo.

Mengapa Labuan Bajo Mulai Dijual Lewat Wisata Darat

Andhy menjelaskan kegiatan itu mengadaptasi konsep Mystery Flight Club, sebuah travel content series hasil kolaborasi Scoot dan The Travel Intern (TTI). Konsep tersebut dirancang untuk memperkenalkan destinasi baru kepada wisatawan, terutama generasi Z dan milenial muda.

Peserta famtrip menyusuri sejumlah destinasi darat dan laut. Rangkaian kunjungan mencakup Cunca Plias, pengalaman gastronomi lokal di Dapur Tara dan Kitchen Garden, serta pengenalan budaya Manggarai di Kampung Melo.

Eksplorasi berlanjut ke Taman Nasional Komodo, penanaman mangrove di Kampung Warloka Pesisir, hingga aktivitas kayak dan berenang di Gua Rangko. Pengalaman wisata yang diperkenalkan mencakup budaya di kampung tradisional, keindahan alam, keramahan masyarakat Manggarai, dan gastronomi lokal.

Konten Kreatif Jadi Pintu Masuk ke Wisatawan Muda

Andhy menilai pendekatan berbasis pengalaman dan produksi konten kreatif relevan untuk menjangkau wisatawan muda yang menggunakan media digital sebagai sumber inspirasi perjalanan. Menurut dia, pengembangan pariwisata Labuan Bajo juga diarahkan pada perjalanan yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat serta memperhatikan lingkungan.

"Melalui pengalaman langsung dan produksi konten kreatif, kami berharap semakin banyak wisatawan Singapura yang mengenal Labuan Bajo dan menemukan beragam pilihan pengalaman yang dapat mereka nikmati," ujarnya.

Kata KOL Singapura Usai Menyusuri Labuan Bajo

KOL asal Singapura yang mengikuti kegiatan tersebut, Chia Wei Jing Vanessa, menilai Labuan Bajo memiliki beragam aktivitas wisata yang dapat memenuhi minat wisatawan, baik untuk kegiatan di darat maupun laut.

"Ini adalah tempat yang sangat indah dan wajib dikunjungi. Ada banyak hal yang bisa dilakukan di sini, baik aktivitas di darat maupun di laut," kata Vanessa.

Ia menyatakan pengalaman selama berada di Labuan Bajo membuatnya akan merekomendasikan destinasi tersebut kepada teman-temannya dan orang-orang yang dikenalnya di Singapura.

Kolaborasi BPOLBF, Kementerian Pariwisata, dan Scoot tersebut diharapkan memperluas promosi Labuan Bajo di pasar Singapura. Sasaran berikutnya, memperkenalkan destinasi bahari, alam, budaya, aktivitas berbasis lingkungan, dan gastronomi lokal kepada calon wisatawan di negeri itu.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: kupang.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top