Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Nusa Tenggara Timur menyuntikkan vaksin anti rabies gratis kepada 50 ekor hewan penular rabies di Kota Kupang. Pemberian vaksin ini menekan penyebaran rabies yang sudah meluas di sejumlah wilayah Pulau Timor. Kegiatan itu dirangkai dengan aksi donor darah bertarget 150 kantong.
KUPANG — Kepala Sub Bagian Umum BKHIT NTT Rachmat Irfanto menyebut pihaknya menyiapkan 50 dosis vaksin gratis untuk anjing-anjing warga Kota Kupang. Vaksinasi digelar menyambut Hari Karantina ke-149 dan HUT ke-3 Barantin.
Irfanto menjelaskan penyebaran rabies di Pulau Timor sudah mencapai sejumlah wilayah. Kondisi itu membuat vaksinasi hewan penular rabies menjadi langkah mendesak di Kota Kupang.
"Kita siapkan 50 vaksin gratis untuk memberikan suntikan anti rabies kepada anjing-anjing warga di Kota Kupang," kata Irfanto di Kupang, Senin.
Pemberian vaksin gratis bagi hewan penular rabies juga menjadi bagian dari peringatan Hari Rabies Sedunia yang jatuh pada Senin (28/9).
Angel, warga Kecamatan Alak, membawa anjingnya untuk divaksin dan mengaku terbantu dengan layanan gratis itu. Ia berharap semakin banyak hewan penular rabies yang mendapat vaksin sehingga warga merasa lebih aman.
"Terima kasih kepada Balai Karantina yang sudah menyuntikan vaksin ini. Semoga semakin banyak hewan penular rabies yang bisa mendapatkan vaksin, sehingga kita juga aman," ujar Angel.
Di lokasi yang sama, BKHIT NTT menggelar aksi donor darah dengan target sekitar 150 kantong. Kegiatan itu melibatkan instansi BUMN, TNI, Polri, mahasiswa, dan pihak terkait lainnya.
"Kami targetkan 150 kantong darah. Kegiatan ini juga bagian dari upaya kami membantu masyarakat yang bisa saja membutuhkan darah," kata Irfanto.
Vaksinasi gratis dan donor darah menjadi dua agenda terpisah dalam rangkaian peringatan yang sama. Warga yang membawa hewan peliharaan cukup datang ke lokasi kegiatan tanpa dipungut biaya.