PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumba menggelar uji kelayakan (commissioning test) jaringan listrik sepanjang 11 kilometer di Dusun Papu, Desa Watumbaka, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Pengujian mencakup Jaringan Tegangan Menengah 5,32 kilometer, satu gardu distribusi berkapasitas 50 kVA, dan Jaringan Tegangan Rendah 5,63 kilometer. Hasil pengujian menjadi penentu apakah listrik siap dialirkan ke rumah-rumah warga setempat.
SUMBA TIMUR — Manager PLN UP2K Sumba Utrecht P. Tauna menyatakan pengujian tersebut merupakan tahapan krusial sebelum aliran listrik sampai ke rumah warga. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh komponen jaringan beroperasi sesuai standar teknis, keselamatan, dan keandalan.
"Pengujian ini adalah garansi kepastian bahwa seluruh komponen jaringan listrik yang dibangun beroperasi dengan aman dan handal," kata Utrecht.
Dalam pengujian itu, petugas memeriksa satu per satu komponen jaringan yang membentang di wilayah pelosok Sumba Timur. Pemeriksaan menyasar Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 5,32 kilometer, satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA, serta Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 5,63 kilometer.
Utrecht menjelaskan, commissioning test bertujuan mengantisipasi gangguan yang mungkin muncul saat jaringan mulai beroperasi. Seluruh fasilitas kelistrikan dicek sebelum listrik disalurkan ke rumah-rumah warga.
PLN menegaskan komitmennya tidak berhenti pada menghadirkan listrik semata. Aspek keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama sebelum jaringan dioperasikan.
Utrecht juga mengajak warga ikut menjaga keamanan jaringan listrik setelah beroperasi nanti. Menurutnya, pelayanan kelistrikan hanya bisa berlangsung berkelanjutan jika masyarakat turut serta merawat infrastruktur yang dibangun.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT F. Eko Sulistyono menyebut pembangunan jaringan hingga wilayah perdesaan merupakan bagian dari upaya memperluas akses energi bagi masyarakat. Dusun Papu menjadi salah satu titik yang masuk dalam program tersebut.
"Akses listrik yang segera hadir di Dusun Papu ini adalah bukti nyata komitmen PLN menghadirkan energi yang berkeadilan. Kami terus bergotong-royong menerangi pelosok negeri karena kami percaya peningkatan akses energi dapat mendukung kualitas hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat desa," ujar Eko.
Kehadiran jaringan listrik di Dusun Papu diharapkan menggerakkan berbagai aktivitas warga Desa Watumbaka dan sekitarnya. Mulai dari kegiatan pendidikan, pelayanan sosial, hingga aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Dusun Papu sendiri berada di wilayah pelosok Kabupaten Sumba Timur, salah satu daerah dengan tantangan geografis berat di NTT. Pembangunan jaringan listrik ke titik ini menambah panjang daftar desa yang mendapat akses energi dari PLN UIW NTT.
Setelah commissioning test rampung dan seluruh komponen dinyatakan aman, aliran listrik akan segera dialirkan ke rumah-rumah warga. Tahapan berikutnya adalah pengoperasian jaringan untuk melayani kebutuhan kelistrikan sehari-hari masyarakat Dusun Papu.