KUPANG — Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan penilaian itu merespons peresmian Kodam XXVII/Sobe Sonbai yang dipimpin Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua. Peresmian berlangsung dalam upacara HUT Ke-81 TNI dengan tema "TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Presiden RI Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Presiden meresmikan 204 satuan baru TNI sekaligus melantik secara simbolis sejumlah pejabat Panglima Kodam.
Menurut Johni, posisi NTT yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste dan Australia menjadikan penguatan struktur pertahanan di wilayah tersebut memiliki arti strategis. Ia menyebut kehadiran kodam baru ini sebagai wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kedaulatan negara di garis depan.
"Kehadiran Kodam XXVII/Sobe Sonbai merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat dalam memperkuat kedaulatan negara di garis depan," kata Johni, dikutip dari Kantor Berita Antara.
Johni menegaskan keberadaan Kodam XXVII/Sobe Sonbai tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kesiapsiagaan pertahanan. Menurutnya, kodam ini juga membuka ruang penguatan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat perbatasan.
"Masyarakat perbatasan adalah garda terdepan bangsa. Karena itu, pengamanan wilayah harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan pemulihan ekonomi kawasan perbatasan," ujarnya.
Ia menambahkan, pengamanan wilayah perbatasan darat dan laut perlu dijalankan seiring dengan upaya mendukung pembangunan kawasan perbatasan secara menyeluruh.
Selain Kodam XXVII/Sobe Sonbai di NTT, pemerintah meresmikan lima kodam baru lainnya. Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau dipimpin Mayjen TNI Rionardo, Kodam XXVI/Mataram di DI Yogyakarta dipimpin Mayjen TNI Drajad Brima Yoga.
Kemudian Kodam XXVIII/Molku Kie Raha di Maluku Utara dipimpin Mayjen TNI Nefra Firdaus, Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah dipimpin Mayjen TNI Aminton Manurung, dan Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat dipimpin Mayjen TNI Edi Saputra.
Pembentukan 204 satuan baru tersebut mencakup 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, serta sejumlah satuan baru di lingkungan TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara.