SUMBA BARAT — Rapat Paripurna V Masa Sidang I DPRD Sumba Barat mengagendakan penyampaian jawaban resmi Pemerintah Daerah atas catatan dan masukan dari komisi-komisi dewan. Bupati Yohanis Dade bersama Wakil Bupati Thimotius Tede Ragga memimpin langsung rombongan eksekutif di Ruang Sidang Utama DPRD Sumba Barat, Sabtu (19/9/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Sumba Barat Charles Peka Dede Tenabolo, didampingi Wakil Ketua II Dancerinus Arifin Saingo. Agenda utama paripurna kali ini adalah penyampaian jawaban pemerintah atas hasil pembahasan tingkat komisi.
Jawaban Pemerintah Jadi Jembatan Pembahasan APBD Perubahan
Jawaban yang disampaikan pemerintah daerah menjadi dasar bagi komisi DPRD untuk melanjutkan pembahasan lebih rinci. Setiap catatan yang dibahas dan disepakati akan menjadi pedoman penyaluran sumber daya daerah.
Fokusnya adalah mempercepat pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta kesejahteraan warga Sumba Barat. Tahapan ini menentukan arah belanja daerah sebelum APBD Perubahan 2026 disahkan.
Jajaran Lengkap OPD Hadir, dari Sekda hingga Asisten
Sekretaris Daerah Sumba Barat Yermia Ndapa Doda turut mendampingi, bersama Asisten II Yakobus Jefrison Dapamerang dan Asisten III Daniel Umbu Sunga. Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah juga hadir dalam sidang tersebut.
Kehadiran jajaran lengkap ini menunjukkan kesiapan aparatur menjalankan keputusan yang nantinya disepakati bersama DPRD. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya agar setiap rencana pembangunan dijalankan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sinergi Eksekutif-Legislatif sebagai Fondasi Pembangunan
Pemkab Sumba Barat menegaskan posisi DPRD bukan sebagai lawan bicara yang saling menguji, melainkan mitra setara dalam memikul amanah rakyat. Semangat kerja sama ini disebut menjadi fondasi untuk memastikan setiap program berjalan baik dan bermanfaat nyata bagi warga.
Setelah jawaban pemerintah dibacakan, pembahasan APBD Perubahan 2026 akan berlanjut ke tahap berikutnya di tingkat komisi dan badan anggaran. Jadwal penetapan akhir masih menunggu kesepakatan seluruh fraksi di DPRD Sumba Barat.