Pencarian

5 Fakta Menarik Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 • 11:22:01 WIB
5 Fakta Menarik Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia menuntaskan laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Singapura.

NUSA TENGGARA TIMUR — Timnas Indonesia menuntaskan laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Singapura. Selain tiga poin, pertandingan ini menyisakan sejumlah catatan penting soal komposisi pemain dan kebiasaan usai laga. Berikut fakta-faktanya.

Kemenangan di laga perdana jadi modal berharga buat skuad Garuda menatap partai berikutnya. Ada beberapa hal yang bikin pertandingan ini beda dari biasanya, mulai dari susunan pemain sampai tradisi yang tak lagi terlihat.

1. Naturalisasi Penuh Sejak Menit Awal

Untuk pertama kalinya, Coach Herdman menurunkan formasi yang seluruhnya diisi pemain keturunan sejak awal pertandingan. Pemain lokal tetap punya kesempatan tampil, tapi baru di babak kedua. Keputusan ini jadi penanda arah baru lini kesebelasan Indonesia.

2. Maarten Paes di Bawah Mistar Gawang

Posisi kiper dipercayakan kepada Maarten Paes. Di depannya, Herdman menyiapkan kombinasi bek yang cukup rapat untuk meredam serangan Singapura.

3. Kevin Diks Jadi Kapten di Lini Belakang

Kevin Diks mengisi posisi bek sekaligus memakai ban kapten. Ia didampingi Justin Hubner dan Elkan Baggott di jantung pertahanan. Duo ini jadi tembok pertama sebelum bola masuk ke area Paes.

4. Dean James dan Calvin Verdonk di Sisi Sayap

Sektor fullback diisi Calvin Verdonk di kiri dan Dean James di kanan. Keduanya diminta naik membantu serangan sekaligus turun cepat saat Singapura membangun serangan balik.

5. Tradisi Keliling Lapangan Ditiadakan

Usai laga, Timnas Indonesia biasanya menyempatkan diri keliling lapangan, menyapa suporter, lalu menyanyikan lagu Tanah Air. Kebiasaan itu tidak terlihat pada pertandingan kali ini. Tradisi yang jadi ciri khas skuad Garuda itu seolah hilang dari agenda usai laga.

Kemenangan ini menempatkan Indonesia di puncak klasemen Grup A sekaligus jadi bekal menuju partai final. Kombinasi pemain naturalisasi dan absennya tradisi usai laga jadi dua hal yang paling disorot dari pertandingan ini.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarcirebon.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks