Pencarian

15 Pemuda Pukdale Dilatih Undana Jadi Inseminator Babi, 75 Persen Induk Bunting Usai Uji Coba

Jumat, 02 Oktober 2026 • 11:28:02 WIB
15 Pemuda Pukdale Dilatih Undana Jadi Inseminator Babi, 75 Persen Induk Bunting Usai Uji Coba
Peserta pelatihan inseminasi buatan ternak babi mengikuti praktik identifikasi ternak di Desa Pukdale, Kabupaten Kupang.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana melatih 15 pemuda usia produktif di Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi inseminator ternak babi. Pelatihan menyasar keterampilan teknis inseminasi buatan sekaligus manajemen usaha jasa reproduksi. Hasil uji coba pada 20 induk babi milik peternak setempat menunjukkan 15 ekor atau 75 persen terkonfirmasi bunting.

KUPANG — Pelatihan berlangsung dengan materi anatomi dan fisiologi reproduksi ternak babi, siklus reproduksi, deteksi berahi, penanganan semen cair segar, hingga prinsip pelaksanaan inseminasi buatan. Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung mulai dari persiapan alat dan bahan, identifikasi ternak yang mengalami berahi, introduksi kateter, sampai pelaksanaan inseminasi dengan memperhatikan kebersihan dan biosekuriti reproduksi.

Ketua Tim PkM Undana Yustiany Y. Bette menyatakan program diarahkan untuk menciptakan tenaga inseminator lokal yang terampil dan mandiri.

"Program ini diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya pemuda, dalam penerapan teknologi reproduksi ternak babi sehingga dapat menciptakan tenaga inseminator lokal yang terampil, mandiri, dan mampu mengembangkan usaha jasa reproduksi ternak di tingkat desa," katanya.

Pemahaman Peserta Naik 27,60 Persen

Evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan mencatat kenaikan signifikan. Nilai pre-test peserta rata-rata 70,18 persen, lalu naik menjadi 97,76 persen pada post-test atau meningkat 27,60 persen.

Uji keterampilan menunjukkan 13 dari 15 peserta atau 86,7 persen dinyatakan sangat terampil dan mampu menjalankan seluruh prosedur inseminasi buatan secara mandiri.

Uji Coba pada 20 Induk Babi Milik Peternak

Kemampuan peserta diuji melalui pelayanan inseminasi buatan terhadap 20 ekor induk babi milik peternak setempat. Dari uji coba tersebut, 15 ekor atau 75 persen induk babi terkonfirmasi bunting.

Capaian itu melampaui target conception rate yang ditetapkan dalam program sebesar 70 persen. Angka tersebut menjadi indikator awal bahwa keterampilan peserta cukup mumpuni untuk diterapkan di lapangan.

Bekal Usaha: Pencatatan hingga WhatsApp Business

Selain keterampilan teknis, tim PkM Undana membekali peserta dengan pengetahuan manajemen usaha dan kewirausahaan. Materi mencakup pencatatan ternak, pengelolaan layanan inseminasi buatan, komunikasi dengan peternak, penetapan biaya jasa, serta strategi pemasaran.

Peserta juga dilatih memanfaatkan media sosial dan aplikasi WhatsApp Business untuk mempromosikan layanan inseminasi buatan kepada peternak di Desa Pukdale dan wilayah sekitarnya.

Kelompok Layanan Inseminasi Buatan Pemuda Pukdale Dibentuk

Untuk menjaga keberlanjutan program, tim PkM Undana membentuk Kelompok Layanan Inseminasi Buatan Pemuda Pukdale. Wadah ini disiapkan sebagai tempat pengembangan usaha jasa reproduksi ternak berbasis pemuda lokal.

Yustiany menegaskan desa punya potensi lebih dari sekadar tempat pemeliharaan ternak secara tradisional.

"Desa tidak hanya dipandang sebagai tempat pemeliharaan ternak secara tradisional, tetapi dapat dikembangkan sebagai lingkungan yang mampu menyediakan tenaga terampil dan layanan reproduksi ternak berbasis masyarakat," ujarnya.

Pelatihan ini menyasar pemuda usia produktif di Kecamatan Kupang Timur, wilayah yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra peternakan babi di Kabupaten Kupang. Kehadiran inseminator lokal diharapkan memangkas ketergantungan peternak pada tenaga dari luar desa.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks