MANGGARAI — Bantuan yang disalurkan mencakup 76 kasur tidur, 76 paket sembako berisi beras, gula, sarden, dan minyak goreng, serta 76 selimut. Turut diserahkan 5 terpal, 100 handuk, 80 topi kupluk, dan 200 pasang kaus kaki dewasa.
Untuk kebutuhan anak-anak, tim membawa 100 paket makanan ringan, 73 paket perlengkapan sekolah, dan 80 paket alat mandi. Bantuan logistik lain meliputi 30 dus air mineral, 7 dus pembalut, serta aneka susu dan biskuit.
Disambut Adat Kampung Lalang
Kedatangan TP PKK dan TP Posyandu Pusat di Kampung Lalang disambut secara adat oleh masyarakat. Sejumlah anak sekolah ikut memeriahkan kegiatan itu sekaligus memberi semangat kepada warga agar segera bangkit dari dampak bencana.
Pelaksana Tugas Sekretaris Umum TP Posyandu Pusat sekaligus Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat, Safriati Safrizal, mengatakan penyaluran bantuan melalui kedua lembaga itu bukan sekadar pemberian bantuan.
"Kegiatan pada hari ini merupakan salah satu upaya dan kontribusi yang dapat dilaksanakan oleh Pengurus Pusat TP PKK dan TP Posyandu Pusat untuk berkontribusi secara nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana," katanya.
Pemulihan Tak Cukup Perbaikan Fisik
Safriati menilai dukungan bagi warga terdampak bencana perlu dilakukan berkelanjutan dengan memperhatikan kebutuhan dasar sekaligus memperkuat ketahanan keluarga. Peran PKK dan Posyandu dinilai penting selama proses pemulihan berlangsung.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan manfaat kepada Bapak/Ibu sekalian dalam mendukung proses pemulihan serta pemenuhan kebutuhan masyarakat," ucapnya.
Menurut dia, pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fisik lingkungan, tetapi juga pemulihan ketahanan keluarga dan pemenuhan layanan dasar. Peran PKK melalui 10 Program Pokok PKK dan Posyandu dalam enam bidang Standar Pelayanan Minimal disebut menjadi penggerak perubahan di tingkat keluarga dan komunitas.
Kader Diminta Aktif Dampingi Kelompok Rentan
Safriati meyakini dukungan berbagai pihak dapat mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah tersebut. Dia berharap warga segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Saya mengajak pengurus/kader PKK dan pengurus/kader Posyandu Desa Cibal Barat untuk terus aktif melakukan pendampingan, edukasi kesehatan, serta memastikan pelayanan Posyandu tetap berjalan, terutama bagi kelompok rentan. Kehadiran kader di tengah masyarakat akan menjadi sumber kekuatan dan harapan bagi keluarga yang terdampak," ungkapnya.
Dia berharap Desa Compang Cibal, Kabupaten Manggarai, khususnya, dan Provinsi NTT secara umum dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.
Agenda tersebut turut dihadiri Ketua TP Posyandu Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Meldyanti Hagur Marcelina, Kepala Desa Compang Cibal beserta jajaran, tetua adat Kampung Lalang, serta pengurus dan kader TP Posyandu dan TP PKK Provinsi NTT, Kabupaten Manggarai, dan Desa Compang Cibal.