Pencarian

Kowani Apresiasi Program Pembalut Gratis Pemkot Kupang, Dorong Ditiru Daerah Lain

Jumat, 16 Oktober 2026 • 11:17:02 WIB
Kowani Apresiasi Program Pembalut Gratis Pemkot Kupang, Dorong Ditiru Daerah Lain
Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto meninjau pelaksanaan program pembalut gratis di Kupang.

KUPANG — Nannie Hadi Tjahjanto mengaku datang langsung ke Kupang untuk melihat pelaksanaan program pembalut gratis dan menelusuri bagaimana kebijakan itu bisa digagas oleh pemerintah daerah. Kedatangan Ketua Umum Kowani itu sekaligus menjadi bentuk apresiasi organisasi perempuan tertua di Indonesia terhadap langkah Pemkot Kupang.

Menurut Nannie, program tersebut menyentuh kebutuhan perempuan yang selama ini jarang mendapat perhatian dalam kebijakan publik. Ia menyebut Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang telah memberikan perhatian khusus bagi perempuan melalui pembagian pembalut gratis.

Mengapa Akses Pembalut Dinilai Penting bagi Perempuan Kupang

Nannie menilai persoalan akses terhadap pembalut bisa memengaruhi aktivitas harian perempuan, termasuk kelangsungan pendidikan anak perempuan dari keluarga kurang mampu. Ketersediaan pembalut disebutnya membantu siswi menjalani masa menstruasi dengan lebih nyaman.

Dampaknya, kata dia, anak perempuan tidak perlu merasa malu atau kehilangan kesempatan mengikuti pelajaran di sekolah. Ia menekankan agar tidak ada siswi yang berhenti sekolah hanya karena persoalan tersebut.

"Jangan sampai ada anak perempuan yang tidak bisa sekolah karena malu. Dengan adanya pembalut ini, mereka bisa lebih semangat untuk sekolah dan belajar," ungkap Nannie.

Kowani Pelajari Kebijakan Pembalut Gratis Kupang untuk Ditiru Daerah Lain

Program pembalut gratis di Kupang disebut Nannie sebagai salah satu inisiatif yang baru ia dengar langsung dari pemerintah daerah. Kowani ingin mempelajari pengalaman Pemkot Kupang supaya upaya serupa bisa diperkuat dan menjadi contoh bagi daerah lain.

Organisasi itu juga membuka peluang kolaborasi untuk memperluas perhatian terhadap perempuan, termasuk melalui kegiatan yang dapat dilakukan di Jakarta. Menurut Nannie, banyak perempuan di ibu kota yang juga membutuhkan perhatian serupa.

"Kita akan banyak berkolaborasi. Di Jakarta juga banyak perempuan yang bisa kita pedulikan, sehingga program seperti ini bisa ditularkan ke kota-kota lain," pungkasnya.

Langkah Kowani mempelajari kebijakan Pemkot Kupang menandakan program pembalut gratis berpotensi menjadi model yang direplikasi daerah lain. Pemerintah Kota Kupang belum merinci rencana perluasan program maupun jumlah penerima manfaat ke depan.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekorantt.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks