MAUMERE — Puluhan siswa SDN Watublapi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, kini memiliki tas sekolah baru berkat program Filosi Peduli. Bantuan yang diberikan kepada 30 siswa ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan semangat belajar anak-anak di daerah tersebut.
Penyerahan tas sekolah berlangsung di halaman SDN Watublapi pada pekan lalu. Para siswa menerima langsung bantuan tersebut dengan didampingi oleh para guru dan perwakilan dari penyelenggara program.
SDN Watublapi berlokasi di wilayah yang cukup terpencil di Kabupaten Sikka. Akses terhadap perlengkapan sekolah kerap menjadi kendala bagi sebagian orang tua siswa di sana.
Program Filosi Peduli hadir untuk menjawab kebutuhan dasar tersebut. Tas sekolah baru yang dibagikan diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus giat bersekolah.
Inisiatif ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang menyasar sektor pendidikan di NTT. Filosi Peduli berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.
Menurut keterangan panitia, pemilihan SDN Watublapi sebagai lokasi penyaluran didasarkan pada kebutuhan mendesak di sekolah tersebut. Banyak siswa yang masih menggunakan tas usang atau bahkan tidak memiliki tas sama sekali.
Para siswa tampak antusias menerima tas baru berwarna cerah tersebut. Senyum merekah menghiasi wajah mereka saat memegang perlengkapan sekolah barunya.
Guru-guru di SDN Watublapi menyambut baik program ini. Mereka berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut, tidak hanya tas sekolah tetapi juga perlengkapan belajar lainnya seperti buku dan alat tulis.
Program Filosi Peduli di Sikka menjadi salah satu contoh nyata kepedulian terhadap pendidikan di Indonesia bagian timur. Dengan bantuan sederhana seperti tas sekolah, semangat belajar anak-anak di daerah terpencil bisa terus menyala.