ROTE NDAO — Temuan kapal mewah tanpa manusia di bibir pantai membuat geger warga Dusun Oesosole. Kapal jenis Adams Traditional 36 dengan nomor lambung AU-WWA072974 itu kandas begitu saja tanpa nakhoda, anak buah kapal, maupun penumpang di atasnya.
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono mengatakan pihaknya menerjunkan personel Polsek Rote Timur begitu menerima laporan warga. "Saat tiba di tempat kejadian, petugas menemukan sebuah kapal yacht berbendera Australia dalam keadaan kandas dan tidak terdapat seorang pun di atas kapal," katanya, Rabu (17/6/2026).
Dari pemeriksaan awal di dalam kabin, polisi menemukan dokumen penawaran pembelian dan perjanjian jual beli kapal. Dalam berkas itu tercantum nama kapal Balamara, tipe Adams Traditional 36, serta spesifikasi mesin Volvo Penta.
Selain dokumen, petugas mengamankan satu unit GPS, tas berisi pakaian, satu bor listrik, dan satu unit televisi. Seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolres Rote Ndao untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami juga memasang garis polisi di sekitar lokasi guna menghindari gangguan terhadap barang bukti maupun tindakan yang dapat merusak proses pemeriksaan," tegas Mardiono.
Kapolres mengimbau masyarakat tidak mendekati kapal atau mengambil barang yang ada di dalamnya. "Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lokasi dan tidak melakukan penjarahan," ujarnya.
Personel Polsek Rote Timur masih berjaga di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Situasi dilaporkan aman dan kondusif sejak temuan pertama.
Polres Rote Ndao saat ini berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri asal-usul pelayaran kapal tersebut. "Semua kemungkinan akan kami telusuri bersama pihak-pihak terkait," kata Mardiono.
Penyidik masih mendalami bagaimana kapal berbendera Australia itu bisa terdampar di perairan Rote Timur tanpa awak. Belum ada laporan mengenai kapal hilang atau kecelakaan laut dari otoritas Australia maupun Indonesia hingga berita ini diturunkan.