Jadwal Kapal Ferry ASDP Kupang Besok Senin 22 Juni 2026, KMP Inerie II dan Ile Labalekan Siap Berlayar

Penulis: Jauhari Lubis  •  Minggu, 21 Juni 2026 | 22:33:31 WIB
KMP Inerie II siap berangkat dari Pelabuhan Kupang menuju Kalabahi pada 22 Juni 2026 pukul 08.00 WITA.

KUPANG — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang merilis jadwal pelayaran untuk Senin, 22 Juni 2026. Dua kapal utama yang dioperasikan adalah KMP Inerie II dan KMP Ile Labalekan, masing-masing dengan rute dan jam keberangkatan berbeda.

Rute dan Jam Keberangkatan KMP Inerie II

KMP Inerie II dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Kupang menuju Pelabuhan Kalabahi, Alor, pada pukul 08.00 WITA. Kapal ini melayani lintasan reguler yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan Kabupaten Alor.

KMP Ile Labalekan Layani Tiga Lintasan

Sementara itu, KMP Ile Labalekan memiliki tiga jadwal keberangkatan. Pertama, kapal berangkat dari Kupang menuju Waingapu, Sumba Timur, pada pukul 07.00 WITA. Kedua, kapal melanjutkan perjalanan dari Waingapu ke Kupang pada pukul 14.00 WITA. Ketiga, KMP Ile Labalekan juga melayani lintasan Kupang–Rote dengan jadwal yang masih menyesuaikan kondisi operasional di pelabuhan.

Imbauan bagi Calon Penumpang

Pihak ASDP mengingatkan penumpang untuk tiba di pelabuhan minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan demi kelancaran proses boarding. Calon penumpang juga disarankan membawa tiket cetak atau tiket elektronik yang sudah dibeli melalui aplikasi Ferizy atau loket resmi.

Jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya jika cuaca buruk atau ada kendala teknis di kapal. Informasi terbaru bisa dipantau melalui akun media sosial resmi ASDP Kupang atau menghubungi call center di pelabuhan setempat.

Konektivitas Antarwilayah di NTT

Layanan ferry ASDP menjadi tulang punggung transportasi laut di Nusa Tenggara Timur yang merupakan provinsi kepulauan. Rute Kupang–Kalabahi, Kupang–Waingapu, dan Kupang–Rote termasuk lintasan tersibuk yang menghubungkan pusat pemerintahan dengan daerah-daerah penyangga ekonomi di timur Indonesia.

Keberadaan kapal seperti KMP Inerie II dan Ile Labalekan membantu mobilitas warga, distribusi barang, serta mendukung sektor pariwisata dan perdagangan antarpulau di wilayah tersebut.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: kupang.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top