KUPANG — Wali Kota Kupang Christian Widodo menyebut pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur fisik. Ia menegaskan komitmen itu di hadapan pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) setempat, Senin lalu.
“Membangun kota bukan hanya membangun jalan dan gedung. Yang paling penting adalah membangun manusianya. Melalui olahraga seperti Kempo, kita sedang membentuk generasi muda yang kuat karakter, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Christian.
Pemkot Kupang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 juta untuk penyelenggaraan Kejuaraan Shorinji Kempo Piala Wali Kota Kupang 2026. Kejuaraan ini akan diikuti para kenshi dari berbagai dojo di Nusa Tenggara Timur.
Christian berharap ajang tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan antaratlet. “Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan penghargaan kepada seluruh keluarga besar PERKEMI yang telah bekerja keras membangun dan mengembangkan olahraga Kempo. Semangat pengabdian ini menjadi investasi penting bagi masa depan generasi muda kita,” katanya.
Ketua Umum PERKEMI Provinsi NTT George Hadjoh menilai Kota Kupang selama ini menjadi salah satu lumbung atlet yang berkontribusi bagi prestasi Kempo NTT di tingkat nasional maupun internasional. Ia menyebut kejuaraan ini sebagai langkah strategis menyiapkan atlet potensial menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Disiplin, kerja keras, dan berserah kepada Tuhan adalah fondasi utama untuk melahirkan atlet-atlet hebat. Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimistis Kempo NTT akan terus berkembang dan berprestasi,” ujar George.
Ketua Umum PERKEMI Kota Kupang yang baru dikukuhkan, Jeffry Pelt, berkomitmen memperluas pembinaan melalui pembentukan dojo di sekolah-sekolah. Ia juga akan memperkuat pembinaan atlet usia dini sebagai fondasi jangka panjang.
Jeffry menambahkan, dukungan pemerintah daerah menjadi energi besar bagi keluarga besar PERKEMI untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga yang berkarakter. Saat ini, sekitar 35 dojo tersebar di Kota Kupang dan akan terus dikembangkan menjadi pusat pembinaan atlet berprestasi.