SUMBA TIMUR — Kopka Mukmin Matoke, Babinsa dari Kodim 1601/Sumba Timur, terlihat berada di tengah hamparan padi di Kelurahan Mauliru pada Senin (29/6/2026). Ia membantu petani setempat membalik dan meratakan gabah basah hasil panen yang baru dijemur. Kehadirannya di lokasi bukan sekadar pengawasan, melainkan terjun langsung dalam proses pasca-panen.
Kopka Mukmin Matoke menegaskan bahwa pendampingan yang ia lakukan merupakan bagian dari tugas satuan kewilayahan TNI AD. Menurutnya, kehadiran Babinsa dimaksudkan untuk hadir di setiap tahapan pertanian, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, perawatan, hingga pasca-panen seperti penjemuran ini.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu petani. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan semangat sekaligus meringankan pekerjaan petani, sehingga hasil panen dapat dikelola dengan baik dan memberikan nilai ekonomi yang maksimal,” ujar Kopka Mukmin Matoke.
Kegiatan di Kelurahan Mauliru ini menjadi salah satu contoh konkret peran Babinsa dalam membina wilayah. Dengan turun langsung menjemur padi, Kopka Mukmin Matoke menunjukkan bahwa TNI tidak hanya hadir dalam situasi darurat, tetapi juga dalam aktivitas ekonomi produktif masyarakat.
Pendampingan ini diharapkan bisa memotivasi para petani di Kecamatan Kambera dan sekitarnya untuk terus mengelola sektor pertanian sebagai penopang perekonomian. Langkah kecil seperti membantu penjemuran padi dinilai penting untuk memastikan kualitas gabah tetap terjaga sebelum dijual atau digiling.