Dua Pemain Muda Sikumana Putra Tembus Seleksi Nasional EPA Garuda Yaksa, Pelatih Apolos Frare Ingatkan Pentingnya Karakter

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 14:22:31 WIB
Rendi Ismau dan Niu Moruk dari Sikumana Putra siap berlaga di seleksi nasional EPA Garuda Yaksa.

KUPANG — Dua pemain Sikumana Putra berhasil mengamankan tiket ke putaran nasional EPA Garuda Yaksa setelah melewati seleksi panjang. Rendi Ismau, yang lahir pada 21 September 2011, bermain di posisi defender dan midfielder, sementara Niu Moruk, kelahiran 9 Mei 2009, beroperasi sebagai left wing. Keduanya kini menjadi harapan baru bagi sepak bola Nusa Tenggara Timur di panggung nasional.

Bukan Sekadar Keberuntungan, Ada Proses Panjang

Pelatih Sikumana Putra, Apolos Frare, menegaskan bahwa lolosnya dua anak asuhnya bukanlah hasil kebetulan. Mereka bersaing dengan banyak pemain berbakat di tahap sebelumnya dan berhasil menunjukkan performa konsisten.

“Kalian sudah memenangkan babak penyisihan, tetapi kompetisi masih panjang. Tunjukkan kualitas terbaik di lapangan, bermain dengan disiplin, kerja keras, dan jangan pernah kehilangan sikap rendah hati,” ujar Apolos Frare.

Karakter Lebih Penting dari Sekadar Bakat

Menurut Apolos, kesempatan tampil di seleksi nasional adalah panggung besar yang harus dimanfaatkan maksimal. Setiap sesi latihan, setiap pertandingan, hingga setiap sentuhan bola akan dinilai oleh pencari bakat.

“Bakat membawa kalian sampai di sini, tetapi karakter yang akan membawa kalian menuju level profesional,” pesan Apolos.

Pemain Muda NTT Mulai Bersaing di Level Nasional

Keberhasilan Rendi Ismau dan Niu Moruk menjadi bukti bahwa pembinaan usia muda di NTT terus melahirkan talenta berkualitas. Sikumana Putra berharap capaian ini menjadi motivasi bagi pemain lain dan menjadi awal lahirnya lebih banyak pesepak bola asal NTT yang mampu bersaing di kompetisi profesional Indonesia.

Kini, peluit babak berikutnya telah dibunyikan. Rendi dan Niu bersiap memasuki arena seleksi nasional dengan satu target: membuktikan bahwa pemain dari Nusa Tenggara Timur mampu bersaing, tampil percaya diri, dan membawa nama daerah berkibar di panggung sepak bola nasional.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: lensantt.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top