Polda NTT Cetak Dua Rekor MURI Berkat Terapi Kesehatan Mental USEFT, 11.663 Personel dan Warga Ikut Serta

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55:01 WIB
Kapolda NTT menerima penghargaan MURI atas terapi kesehatan mental metode USEFT yang melibatkan 11.663 peserta.

KUPANG — Penghargaan MURI tersebut diterima langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda NTT, Sabtu. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rekor ini bukanlah tujuan utama, melainkan pengingat bahwa institusi Polri terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui pendekatan humanis.

"Penghargaan ini menjadi penanda ikhtiar menghadirkan manfaat bagi sesama," ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko di Kupang.

Apa Itu Metode USEFT dan Mengapa Dipilih?

Kapolda menjelaskan, program terapi kesehatan mental melalui metode USEFT lahir dari kepedulian terhadap tekanan tugas yang dihadapi anggota Polri setiap hari, sekaligus kebutuhan masyarakat akan pendampingan psikologis. Metode ini menggabungkan teknik emosional dan fisik untuk melepas stres serta trauma.

Menurutnya, personel yang sehat secara mental menjadi faktor kunci dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional dan berempati. "Anggota Polri yang sehat secara mental akan mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis, penuh empati, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat," kata Rudi.

Verifikasi Ketat dari MURI

Direktur Operasional MURI Yusuf Ngadri mengungkapkan, penghargaan diberikan setelah timnya melakukan verifikasi terhadap pelaksanaan terapi yang digelar sejak 12 Juni 2026. Program ini berlangsung secara berseri di 22 satuan kerja di lingkungan Polda NTT.

Hasil verifikasi menetapkan dua rekor sekaligus: Polda pertama yang menerapkan terapi kesehatan mental metode USEFT kepada anggota Polri dan masyarakat, serta pelaksanaan terapi secara seri dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 11.663 orang. "Capaian ini dicatat MURI sebagai Rekor Dunia dan menjadi bentuk apresiasi terhadap inovasi pelayanan yang diinisiasi Polda NTT," kata Yusuf.

Transformasi Polri Presisi yang Lebih Manusiawi

Kapolda berharap inovasi ini tidak berhenti pada pencapaian rekor semata, melainkan menjadi inspirasi bagi jajaran kepolisian di daerah lain untuk aktif memberikan dukungan kesehatan mental di lingkungan kerja maupun masyarakat. Program USEFT dinilai sebagai bagian dari penguatan transformasi Polri Presisi melalui pelayanan yang tidak hanya fokus pada keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga kesejahteraan psikologis.

"Kami berharap semakin banyak anggota Polri menjadi penolong, pendengar, dan penguat bagi sesama," ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko menutup keterangannya.

Dengan raihan dua Rekor MURI ini, Polda NTT mencatatkan tonggak baru dalam pengembangan layanan kesehatan mental di lingkungan kepolisian sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: kupang.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top