NUSA TENGGARA TIMUR — Pabrikan asal Italia itu menyelesaikan 200 kilometer putaran di Madring pekan lalu. Meski kecepatan masih jauh dari standar balap Grand Prix, rekaman onboard yang dirilis Ferrari sudah memberi gambaran awal tentang karakter sirkuit sepanjang 5,4 km tersebut.
Dari rekaman yang beredar, Madring terlihat sempit di beberapa bagian, terutama di pintu keluar pit. Elevasi lintasan yang tinggi juga menciptakan titik buta di zona pengereman dan tikungan tajam.
Salah satu sorotan adalah Tikungan 12 yang miring curam. Meski baru diuji dengan kecepatan rendah, tikungan itu sudah tampak seperti tempat yang bisa menghancurkan ban saat balapan sesungguhnya pada September nanti.
Rekaman juga mengindikasikan bahwa aksi overtaking di Madring kemungkinan besar akan terbatas. Sifat tikungan yang tajam di sebagian besar lintasan, ditambah hampir tidak adanya area pengaman untuk bermanuver, hanya menyisakan satu jalur ideal di banyak tikungan.
Di sisi lain, banyaknya zona pengereman di sepanjang sirkuit membuat pengelolaan energi tidak akan menjadi masalah besar bagi para pembalap.
Dalam beberapa pekan ke depan, Formula 3 akan menjadi seri berikutnya yang menguji Madring. Kejuaraan tersebut dijadwalkan menggelar uji coba di tengah musim sebelum kembali ke Monza. Sesi itu akan membantu penyelesaian pemeriksaan sistem penting di sirkuit baru tersebut.
Grand Prix Spanyol sendiri akan resmi pindah ke Madrid mulai musim ini, menggantikan Sirkuit Barcelona-Catalunya yang sudah menjadi tuan rumah sejak 1991.