Pemkot Kupang Anggarkan Rp62 Miliar untuk Perbaikan Jalan di 6 Kecamatan pada 2026, Fokus ke Permukiman Warga

Penulis: Hendra Setiawan  •  Jumat, 17 Juli 2026 | 11:03:01 WIB
Pemkot Kupang mengalokasikan Rp62 miliar untuk perbaikan jalan di enam kecamatan pada 2026.

KUPANG — Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan anggaran Rp62 miliar untuk pembangunan dan peningkatan kualitas jalan pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Yohanes Puu, menjelaskan bahwa porsi terbesar anggaran, yakni Rp49 miliar, dialokasikan khusus untuk pembangunan jalan dengan konstruksi lapen. Pekerjaan ini akan diprioritaskan di wilayah permukiman padat penduduk yang selama ini membutuhkan perbaikan akses jalan.

Enam Kecamatan Jadi Prioritas Pembangunan Jalan Lapen

Yohanes merinci, alokasi dana terbesar untuk jalan lapen akan digelontorkan di Kecamatan Maulafa dengan nilai mencapai Rp24 miliar. Disusul Kecamatan Alak yang mendapat jatah Rp14 miliar. Sementara itu, gabungan empat kecamatan lainnya—Oebobo, Kelapa Lima, Kota Raja, dan Kota Lama—mendapatkan alokasi sekitar Rp5 miliar.

"Maulafa mendapat alokasi kurang lebih Rp24 miliar, Alak Rp14 miliar, sementara gabungan Oebobo, Kelapa Lima, Kota Raja, dan Kota Lama sekitar Rp5 miliar. Sisanya digunakan untuk paket pekerjaan jalan di lokasi lain yang juga menjadi prioritas," ujar Yohanes, beberapa waktu lalu.

Hotmix dan Beton untuk Jalan Utama, Anggaran Capai Rp13 Miliar

Selain konstruksi lapen, Dinas PUPR Kota Kupang juga menganggarkan sekitar Rp13 miliar untuk pengerjaan jalan dengan jenis konstruksi Hot Rolled Sheet (HRS) atau hotmix, serta beton bertulang. Proyek terbesar dalam kategori ini adalah peningkatan Jalan Imam Budiman di samping GOR Oepoi yang menelan biaya Rp5,7 miliar.

Anggaran tersebut juga mencakup peningkatan Jalan Abdul Wahid di Kelurahan Penkase Oeleta senilai Rp2 miliar, serta rekonstruksi Jalan Taman Nostalgia sebesar Rp2 miliar. Selain itu, ada pekerjaan hotmix di lima titik jalan lainnya dengan nilai total sekitar Rp2 miliar.

Rp1,5 Miliar Disiapkan untuk Pemeliharaan Rutin

Pemerintah kota juga tidak melupakan perawatan infrastruktur yang sudah ada. Sebesar Rp1,5 miliar disiapkan khusus untuk kegiatan pemeliharaan rutin, termasuk penambalan lubang di sejumlah ruas jalan utama. Langkah ini diambil agar jalan-jalan yang sudah dibangun tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat.

"Kita berharap dengan adanya anggaran ini kondisi infrastruktur jalan semakin baik demi mendukung aktivitas ekonomi warga serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang transportasi dan konektivitas antarwilayah," tandas Yohanes.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: ekorantt.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top