NUSA TENGGARA TIMUR — Produsen asal Jepang itu secara resmi mengumumkan bahwa generasi penerus Ridgeline sedang dikerjakan. Melansir pernyataan resmi yang dikutip dari laporan Autoweek, Kamis pekan lalu, Honda mengkonfirmasi target peluncuran kendaraan ini pada 2028. Kepastian ini muncul di tengah spekulasi yang beredar sejak musim panas lalu mengenai penghentian sementara produksi model tahun 2026.
Keputusan untuk mendesain ulang secara total bukan tanpa alasan. Sepanjang 2025, Honda hanya mampu menjual 48.448 unit Ridgeline di Amerika Serikat. Bandingkan dengan Toyota Tacoma yang laris manis dengan 274.638 unit, atau Chevrolet Colorado yang mencapai 107.074 unit pada periode yang sama. Angka tersebut menunjukkan betapa sulitnya Ridgeline menembus dominasi para pemain lama.
Alih-alih mempertahankan bentuk yang cenderung mirip SUV, Honda memilih pendekatan baru. Pikap generasi ketiga ini akan mengusung tampilan yang lebih "macho" dan kotak, mirip dengan bahasa desain yang diterapkan pada Pilot terbaru. Tim desain di studio California akan mematangkan bentuk akhir, sementara rekayasa teknisnya dikerjakan di pusat riset Ohio.
Teaser yang dirilis memang belum bisa dijadikan patokan final, karena desain masih bisa berubah. Namun, arahnya sudah jelas: Ridgeline baru harus tampil lebih tangguh untuk menarik perhatian konsumen tradisional yang selama ini enggan melirik merek Honda. Strategi ini adalah kunci untuk memperkenalkan lebih banyak pembeli truk ke portofolio pabrikan.
Kabar mengenai penghentian produksi model 2026 sempat menimbulkan pertanyaan. Automotive News melaporkan bahwa jeda produksi ini terkait langsung dengan mesin 3.5-liter V6 yang sudah tidak mampu lagi memenuhi standar emisi terbaru. Hingga saat ini, Honda belum memberikan konfirmasi resmi terkait isu tersebut.
Yang jelas, menghentikan produksi di tengah siklus hidup model bukanlah keputusan yang diambil tanpa alasan kuat. Publik menantikan apakah Honda akan mempertahankan konfigurasi V6 atau beralih ke opsi yang lebih modern seperti mesin turbo atau elektrifikasi. Generasi baru ini diharapkan membawa perubahan besar pada sektor dapur pacu agar bisa bersaing secara mainstream.
Proses produksi sendiri rencananya akan tetap dilakukan di pabrik Alabama. Dengan tenggat waktu hingga 2028, Honda masih memiliki ruang untuk menyempurnakan formula agar Ridgeline tidak lagi menjadi pemain pinggiran di kelasnya.