PASAMAN BARAT — Ribuan peserta dari tiga provinsi tumpah ruah dalam Gowes Sarumpun Sakato 2026 yang digelar di Nagari Lingkuang Aua Bandarajo, Kecamatan Pasaman. Peserta terjauh tercatat dari Duri, Riau, serta Sarolangun dan Bangko, Jambi. Bupati Pasaman Barat Yulianto menyebut partisipasi yang melampaui batas kabupaten itu menjadi modal kuat untuk menjadikan gowes sebagai agenda tetap daerah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pasaman Barat, Bakarudin, mengungkapkan bahwa mayoritas peserta datang bukan semata-mata mengejar hadiah, melainkan untuk mempererat persaudaraan antarkomunitas sepeda. "Semangat kebersamaan menjadi daya tarik utama kegiatan ini," ujarnya. Sejumlah peserta dari luar daerah bahkan menempuh perjalanan sejak malam hari agar bisa bergabung tepat waktu.
Panitia menyediakan dua pilihan jalur. Trek Fun atau Jalur Mama diperuntukkan bagi peserta umum yang ingin bersepeda santai. Sedangkan Trek Adventure dirancang untuk pesepeda yang menyukai tantangan medan. Beragam jenis sepeda ikut memeriahkan, termasuk dari komunitas sepeda ontel yang menjadi pemandangan unik sepanjang rute.
Menurut Bupati Yulianto, Gowes Sarumpun Sakato telah berkembang lebih dari sekadar ajang olahraga. "Antusiasme peserta sangat luar biasa. Ini menjadi modal kuat agar gowes dapat digelar secara rutin setiap tahun di Pasaman Barat," katanya saat menutup kegiatan. Ia menambahkan, kegiatan ini mampu memperkuat silaturahmi sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari berbagai provinsi.
Rangkaian acara ditutup dengan pengundian doorprize. Bupati Yulianto menyerahkan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor listrik kepada peserta yang beruntung. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap penyelenggaraan rutin Gowes Sarumpun Sakato ke depan mampu menjadi agenda unggulan yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga meningkatkan kunjungan wisata dan menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.