Pemkot Kupang Kembangkan Bumi Perkemahan Fatubena Jadi Objek Wisata Alam, Target Dukung Ekonomi Lokal

Penulis: Fauzan Arifin  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 15:15:02 WIB
Pemerintah Kota Kupang mengembangkan Bumi Perkemahan Fatubena di Kelurahan Kolhua menjadi objek wisata alam dan ruang edukasi.

KUPANG — Pemerintah Kota Kupang memanfaatkan momentum Jambore Daerah Pramuka X Provinsi NTT untuk mempercepat realisasi pengembangan Bumi Perkemahan Fatubena. Wali Kota Kupang Christian Widodo menyebut kawasan di Kelurahan Kolhua itu tak hanya akan menjadi pusat perkemahan, tetapi juga destinasi wisata alam dan ruang edukasi bagi masyarakat luas.

"Ini momentum penting bagi pengembangan kawasan Bumi Perkemahan Fatubena sebagai pusat kegiatan kepramukaan sekaligus ruang edukasi dan wisata berbasis alam," kata Christian saat membuka jambore, Rabu (29/7).

Infrastruktur Baru dan Akses Jalan Disiapkan

Pemkot telah menyiapkan penataan lahan, pembangunan infrastruktur dasar, serta fasilitas pendukung untuk kegiatan luar ruang. Salah satu prioritas utama adalah perbaikan akses jalan menuju lokasi perkemahan.

Menurut Christian, akses jalan yang dibangun tidak hanya untuk kelancaran jambore, tetapi juga memberi manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga sekitar. "Kehadiran pelaku UMKM selama kegiatan berlangsung menjadi bagian dari upaya menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada para peserta dan tamu," ujarnya.

Jambore Daerah X NTT: 685 Peserta dari 17 Kabupaten/Kota

Jambore Daerah Pramuka X NTT berlangsung sejak 27 Juli hingga 2 Agustus 2026. Ketua Panitia Pelaksana Ambrosius Kodo yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT melaporkan, sebanyak 685 orang mengikuti kegiatan ini. Rinciannya, 571 peserta Pramuka Penggalang dan 114 pembina pendamping serta pimpinan kontingen dari 17 Kwartir Cabang se-NTT.

Kegiatan yang dijadwalkan meliputi upacara, api unggun, ibadah, olahraga, anjangsana, forum penggalang, pentas seni, serta materi kepramukaan seperti mountaineering, navigasi darat, survival, orientasi medan, dan literasi digital.

Pramuka sebagai Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

Christian menegaskan, pembangunan kota tidak cukup hanya dengan infrastruktur fisik. "Kita membangun kota bukan hanya dengan jalan, gedung, dan berbagai infrastruktur. Yang paling penting adalah membangun kualitas manusianya. Pramuka memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan peduli terhadap sesama," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTT Sinun Petrus Manuk mengungkapkan, usai jambore daerah, sebanyak 108 anggota Pramuka NTT akan diberangkatkan ke Jambore Nasional XII di Cibubur, Jakarta. Ia berharap seluruh kontingen menjaga nama baik NTT dan menunjukkan karakter disiplin, santun, serta berprestasi.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: kupang.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top