Jadwal Kapal Pelni Rute Bima-Labuan Bajo Agustus 2026, KM Binaiya dan KM Tilongkabila Siap Layani Penumpang

Penulis: Fauzan Arifin  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 08:16:00 WIB
KM Binaiya bersiap berlayar dari Pelabuhan Bima menuju Labuan Bajo pada 13 Agustus 2026.

LABUAN BAJO — Dua kapal milik PT Pelni, KM Binaiya dan KM Tilongkabila, akan melayani penumpang di rute Bima–Labuan Bajo sepanjang Agustus 2026. Kedua kapal ini menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi laut lintas provinsi antara Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

KM Binaiya Berlayar Setiap Pekan Kedua

KM Binaiya dijadwalkan berlayar dari Bima menuju Labuan Bajo pada 13 Agustus 2026. Kapal ini akan bertolak dari Pelabuhan Bima pada pukul 14.00 WITA dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Labuan Bajo pada keesokan harinya.

Rute ini menjadi andalan bagi penumpang yang hendak menuju kawasan wisata super prioritas maupun warga yang memiliki urusan keluarga di Manggarai Barat. Durasi pelayaran KM Binaiya untuk rute ini berkisar antara 12 hingga 14 jam, tergantung kondisi cuaca.

KM Tilongkabila Siapkan Dua Kali Pelayaran

Berbeda dengan KM Binaiya, KM Tilongkabila akan melayani rute yang sama sebanyak dua kali dalam sebulan. Kapal ini dijadwalkan berlayar pada 6 Agustus 2026 dan 20 Agustus 2026, dengan jam keberangkatan yang sama dari Pelabuhan Bima.

Kehadiran dua jadwal dari KM Tilongkabila memberikan fleksibilitas lebih bagi calon penumpang. Masyarakat bisa memilih jadwal yang paling sesuai dengan rencana perjalanan mereka, terutama menjelang akhir pekan atau hari libur.

Harga Tiket dan Cara Pemesanan

Harga tiket untuk kedua kapal tersebut bervariasi tergantung kelas yang dipilih. Untuk kelas ekonomi, tarif berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per orang, sementara kelas eksekutif dibanderol lebih tinggi dengan fasilitas tempat tidur dan AC.

Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Pelni, situs web pelni.co.id, atau langsung di loket pelabuhan. Penumpang diimbau untuk memesan tiket jauh-jauh hari, terutama pada akhir pekan atau menjelang libur panjang, karena jumlah kursi terbatas.

Dampak bagi Warga dan Wisatawan

Jadwal rutin ini menjadi angin segar bagi warga Pulau Sumbawa dan Flores yang selama ini mengandalkan kapal feri atau kapal cepat swasta. KM Binaiya dan KM Tilongkabila menawarkan kapasitas penumpang yang lebih besar, sehingga mengurangi risiko kehabisan tiket di musim ramai.

Bagi wisatawan yang hendak menuju Labuan Bajo, jalur laut dari Bima menjadi alternatif selain penerbangan langsung. Rute ini juga relevan bagi pelaku UMKM yang membawa barang dagangan antarpulau, karena kapal Pelni menyediakan ruang kargo terbatas.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari PT Pelni terkait perubahan jadwal atau kondisi cuaca ekstrem yang bisa mempengaruhi waktu keberangkatan.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: flores.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top