LEMBATA — SDN Waijarang, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Musyawarah Gugus Depan (Mugus) yang pertama kalinya pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan langkah fundamental dalam tata kelola organisasi Gerakan Pramuka di lingkungan satuan pendidikan, mulai dari aspek administrasi, manajemen keuangan, hingga program pembinaan berkelanjutan.
Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) SDN Waijarang, Hubertus Aloysius Sait, S.Pd.SD, dalam sambutannya menegaskan bahwa Mugus adalah pijakan awal untuk membangun gugus depan yang sehat dan terarah. Ia menyebut proses ini berbeda dengan kegiatan rutin tahunan seperti berkemah dalam rangka Hari Besar Nasional maupun Hari Pramuka yang selama ini telah berjalan.
Hubertus menjelaskan bahwa Mugus merupakan mata rantai terakhir dalam struktur musyawarah Gerakan Pramuka nasional. Jenjang tersebut berawal dari Musyawarah Nasional (Munas) di tingkat Kwartir Nasional (Kwarnas), Musyawarah Daerah (Musda) di Kwarda, Musyawarah Cabang (Muscab) di Kwarcab, hingga Musyawarah Ranting (Musran) di tingkat kecamatan.
"Kegiatan ini sangat penting sebagai langkah awal untuk kita sama-sama berproses bagaimana gugus depan itu dibentuk, proses administrasi, proses pembinaannya, manajemen keuangan gugus depan, struktur organisasinya, dan kegiatan kepramukaan lainnya," ujar Hubertus di hadapan para pembina dan tamu undangan.
Dalam kesempatan itu, Kamabigus mengingatkan seluruh pembina, baik Kakanda maupun Kanda Bunda, agar berpegang teguh pada Panduan Tata Tertib dan Petunjuk Penyelenggaraan Gerakan Pramuka Nomor 05 Tahun 2026 tentang Peraturan Gugus Depan. Regulasi yang disahkan pada 13 Juli 2026 tersebut menjadi rujukan utama agar proses Mugus perdana berjalan sesuai koridor.
Hubertus juga meminta komisi yang membahas anggaran dan komisi program untuk aktif berkolaborasi. "Seluruh program kegiatan dapat berjalan sesuai rencana selama masa kepengurusan nanti," tegasnya.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Pengurus Kwaran Nubatukan bidang Organisasi, Emanuel Sanga Wara, S.Pd., tersebut berlangsung lancar dan sukses. Puncak acara ditandai dengan terpilihnya Hudani Abdul Kadir, S.Pd., sebagai Ketua Gugus Depan yang baru.
Terpilihnya pengurus baru ini diharapkan mampu membawa SDN Waijarang semakin maju dalam pembinaan kepramukaan. Dengan adanya struktur organisasi yang jelas, program pembinaan karakter bagi para siswa diharapkan berjalan lebih sistematis dan berkesinambungan, sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berjiwa kepemimpinan.