Pelindo Regional 4 Sertifikasi 16 Petugas PFSO di Makassar

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Selasa, 15 September 2026 | 08:50:31 WIB
Pelatihan sertifikasi PFSO digelar bersama RSO PT Jape Kape Indonesia di Makassar.

NUSA TENGGARA TIMUR — Pelatihan digelar bersama Recognized Security Organization (RSO) PT Jape Kape Indonesia. Tujuannya memastikan personel yang bertanggung jawab atas keamanan pelabuhan memiliki kompetensi sesuai standar International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code).

Mengapa Sertifikasi PFSO Penting

Kepala Subdirektorat Pengamanan Kementerian Perhubungan, Yuserizal, menyebut personel PFSO bersertifikat sebagai modal utama dalam menjaga konsistensi penerapan ISPS Code di pelabuhan. Menurutnya, tanggung jawab PFSO tidak berhenti pada pemahaman regulasi.

"PFSO memiliki peran strategis untuk memastikan seluruh prosedur dilaksanakan secara disiplin, terukur, dan sesuai ketentuan. Peserta tidak hanya dituntut paham regulasi, tetapi juga harus mampu mengidentifikasi ancaman, melakukan penilaian risiko, hingga memimpin penanganan saat terjadi gangguan," ujar Yuserizal.

Kurikulum pelatihan dirancang memadukan aspek regulasi dan operasional teknis di lapangan. Pimpinan RSO PT Jape Kape Indonesia, Jhony Algamar, menjelaskan peserta dibekali kemampuan mengenali ancaman, menyusun mitigasi, mengelola komunikasi darurat, hingga mengevaluasi sistem keamanan.

"Peserta kami dibekali kemampuan mengenali ancaman, menyusun mitigasi, mengelola komunikasi darurat, hingga mengevaluasi sistem keamanan. Ujian sertifikasi ini memastikan setiap personel benar-benar memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan," jelas Jhony.

Tantangan Keamanan Pelabuhan Indonesia Timur

Karakteristik operasional pelabuhan di kawasan timur Indonesia dinilai beragam, sehingga sistem keamanan perlu ditata secara adaptif. Manager HSSE Pelindo Regional 4, Rosfajrin Latuconsina, menyoroti hal ini sebagai alasan utama peningkatan kompetensi personel keamanan.

"Peningkatan kompetensi PFSO ini adalah bentuk komitmen kami untuk menciptakan operasional pelabuhan yang aman, tertib, dan berkelanjutan. Keamanan fasilitas pelabuhan yang tangguh secara langsung mendukung kelancaran arus kapal, barang, dan penumpang di wilayah Regional 4," pungkas Rosfajrin.

Dampak ke Arus Barang dan Penumpang

Pelabuhan di bawah Pelindo Regional 4 melayani sejumlah rute vital yang menghubungkan Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara. Kelancaran arus kapal, barang, dan penumpang di wilayah ini bergantung pada kesiapan personel keamanan menghadapi berbagai potensi gangguan.

Sertifikasi PFSO menjadi syarat kompetensi yang diakui internasional. Pelindo Regional 4 menyatakan kegiatan serupa akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pelabuhan dalam pengelolaannya memenuhi standar ISPS Code secara konsisten.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pelindo memperkuat posisi pelabuhan Indonesia sebagai simpul logistik yang aman dan terpercaya, terutama di kawasan timur yang menjadi pintu masuk perdagangan antarwilayah dan internasional.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: infokini.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top