NUSA TENGGARA TIMUR — WhatsApp menguji coba perombakan navigation bar di aplikasi Android versi beta 2.26.38.10, memindahkan tombol Meta AI dari floating button menjadi bagian tetap bilah navigasi. Desain oval semi-transparan ini menyelaraskan tampilan Android dengan estetika iOS dan mendukung Dark Mode otomatis. Perubahan ini menandai langkah Meta memperkuat posisi asisten AI-nya di salah satu aplikasi pesan terbesar di Indonesia.
WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.38.10 memperlihatkan tata letak navigation bar yang dirombak. Tombol Meta AI yang sebelumnya mengambang di atas ikon pesan baru kini menyatu permanen ke dalam bilah navigasi bawah.
Perombakan antarmuka ini masih berada di tahap awal pengujian. WhatsApp diperkirakan butuh beberapa minggu hingga bulan sebelum merilisnya ke publik secara resmi.
Perubahan paling menonjol ada pada posisi tombol Meta AI. Sebelumnya, akses ke asisten AI Meta itu berbentuk floating button yang menumpuk di atas ikon chat baru. Kini tombol tersebut menjadi elemen tetap di navigation bar.
Bilah navigasi juga mengusung bentuk lebih oval dengan efek semi-transparan. Pendekatan visual ini membuat tampilan WhatsApp Android lebih selaras dengan antarmuka di iOS.
Desain baru tersebut dirancang menyesuaikan tema Dark Mode secara otomatis. Pengguna tidak perlu mengatur ulang tampilan saat berpindah antara mode terang dan gelap.
Langkah ini bertujuan mempermudah pengguna mengakses asisten kecerdasan buatan Meta. Tombol melayang di layar dinilai mengganggu area percakapan dan mengurangi ruang visual di perangkat berlayar kecil.
Dengan menempatkan Meta AI di navigation bar, WhatsApp memberi akses satu ketukan tanpa harus menutup atau menggeser jendela chat. Integrasi ini juga memperkuat posisi Meta AI sebagai fitur inti, bukan sekadar tambahan opsional.
Bagi pelaku bisnis digital, perubahan ini berpotensi membuka jalur baru interaksi pelanggan melalui asisten AI di dalam aplikasi pesan. Namun WhatsApp belum mengumumkan fitur AI apa saja yang akan tersedia untuk akun bisnis di Indonesia.
Desain anyar ini pertama kali ditemukan pada pembaruan WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.38.10. Karena masih tahap awal pengembangan, jadwal peluncuran resmi belum dipastikan.
WhatsApp biasanya menguji fitur di kanal beta selama beberapa minggu hingga bulan sebelum menggulirkannya bertahap ke pengguna umum. Pola rollout perusahaan juga kerap berbeda antarnegara, sehingga pengguna Indonesia bisa mendapatkannya lebih lambat atau lebih cepat dari wilayah lain.
Belum ada keterangan resmi dari Meta soal ketersediaan fitur ini di perangkat iOS maupun versi web. Pengguna yang ingin mencoba lebih awal bisa mendaftar ke program beta WhatsApp di Google Play, dengan catatan versi beta sering membawa bug dan ketidakstabilan.