SpaceX Bakal Punya Sejuta GPU Nvidia demi Kejar OpenAI dan Anthropic

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 13:50:01 WIB
CEO SpaceX, Elon Musk, mengungkap rencana penambahan lebih dari sejuta unit GPU Nvidia untuk mendukung pengembangan AI Grok.

NUSA TENGGARA TIMUR — SpaceX menyiapkan lebih dari sejuta unit GPU Nvidia untuk mempercepat pengembangan AI Grok usai mengakuisisi platform pengkodean Cursor. Rencana ekspansi klaster Colossus 1 dan Colossus 2 di Memphis itu diungkapkan langsung oleh CEO Elon Musk melalui unggahan di X. Langkah ini menandai pergeseran strategi SpaceX dari bisnis roket dan Starlink ke persaingan model AI skala besar.

Elon Musk menyatakan optimisme bahwa SpaceX akan menembus posisi terdepan di perlombaan AI dalam waktu sekitar enam bulan. Pernyataan itu ia sampaikan melalui akun X pribadinya, merujuk pada model AI milik Anthropic dan OpenAI sebagai pembanding.

"Saya cukup optimistis bahwa SpaceX akan memiliki model setara Fable/GPT-6 dalam 2 hingga 3 bulan ke depan," tulis Musk, mengutip model AI dari kedua kompetitornya tersebut.

Musk menilai kecepatan pertumbuhan menjadi faktor penentu. Menurutnya, upaya AI SpaceX baru berjalan tiga tahun, sementara Anthropic dan OpenAI masing-masing sudah enam dan sepuluh tahun menekuni bidang yang sama.

"Kami akan terus berakselerasi. Upaya AI kami baru berjalan 3 tahun, dibanding dengan Anthropic dan OpenAI yang masing-masing sudah 6 dan 10 tahun. Jika momentum pertumbuhan kami tetap kuat, SpaceX akan mencapai posisi terdepan dalam sekitar 6 bulan," ujarnya.

Komposisi GPU di Colossus 1 dan Colossus 2

Perbincangan soal kapasitas komputasi mencuat setelah pengguna X bernama Min Choi menyoroti perjalanan tiga tahun xAI, yang kini dikenal sebagai SpaceXAI. Min Choi mencatat klaster data center Colossus 1 dan Colossus 2 di Memphis saat ini memiliki total sekitar 670.000 GPU.

Min Choi juga menyebut sejumlah fitur yang sudah diluncurkan, mulai dari Grok Imagine, Voice, Build, Bot, hingga versi 4.7. Musk kemudian menanggapi dengan merinci komposisi GPU milik xAI yang seluruhnya ditenagai chip buatan Nvidia.

Colossus 1 berisi 150.000 GPU H100, 50.000 H200, dan 30.000 GB200. Colossus 2 memiliki 110.000 GPU GB200 dan 440.000 GB300.

Jadwal Penambahan 660.000 GPU Baru

Ekspansi kapasitas berlanjut dalam beberapa bulan ke depan. Musk menyebut 220.000 GPU GB300 akan beroperasi penuh pekan depan, disusul 220.000 unit lagi pada November, dan berpotensi 220.000 unit tambahan pada akhir Desember.

Bila seluruh rencana itu terealisasi, gabungan Colossus 1 dan Colossus 2 akan menampung lebih dari sejuta unit GPU canggih Nvidia untuk menopang AI Grok. Penambahan bertahap ini menunjukkan strategi SpaceX membangun skala komputasi secepat mungkin alih-alih menunggu satu klaster raksasa selesai dibangun.

Cursor dan Ambisi Bisnis AI Korporat

Pernyataan Musk muncul seiring strategi AI SpaceX yang kian mendapat momentum. Analis JPMorgan, Doug Anmuth, pada Agustus menyatakan narasi AI SpaceX sudah berkembang melampaui roket dan Starlink.

Akuisisi SpaceX terhadap platform pengkodean AI, Cursor, dipandang sebagai langkah kunci membangun bisnis AI korporat yang lebih kuat. JPMorgan memperkirakan Cursor menghasilkan pendapatan berulang tahunan sekitar USD 4 miliar, dengan sekitar 75% berasal dari pelanggan bisnis.

Bagi pasar Indonesia, persaingan kapasitas GPU di level global ini berdampak tidak langsung pada ketersediaan layanan AI berbasis Grok dan biaya akses model bagi pengembang lokal. Perusahaan teknologi dalam negeri yang bergantung pada API pihak ketiga perlu mencermati pergeseran lanskap penyedia model AI dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top