Pelindo Hibahkan Lahan 5.000 Meter untuk SMP Baru di Belawan

Penulis: Hendra Setiawan  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:20:01 WIB
Pelindo menyediakan lahan seluas 5.000 meter persegi di Belawan untuk pembangunan SMP negeri baru.

NUSA TENGGARA TIMUR — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menyediakan lahan seluas 5.000 meter persegi di Belawan, Medan, untuk pembangunan SMP negeri baru yang dijadwalkan beroperasi pada 2028. Lahan pelabuhan itu diserahkan melalui kerja sama dengan PT Belawan New Container Terminal (BNCT), DP World Foundation, dan Pemerintah Kota Medan. Sekolah ini menyasar anak-anak di sekitar kawasan operasional pelabuhan yang selama ini terbatas akses pendidikannya.

Penyerahan lahan ditandai penandatanganan nota kesepahaman dan peletakan batu pertama program Classrooms of Hope. Pembangunan fisik sekolah baru dimulai pada 2027, lalu diserahkan dan dikelola Pemerintah Kota Medan sebagai sekolah negeri yang siap menerima siswa pada 2028.

Langkah Pelindo berangkat dari kajian kebutuhan masyarakat atau Community Needs Assessment. Kajian itu menjadi dasar program keberlanjutan "Tumbuh Bersama" yang menyasar warga di ring sekitar pelabuhan.

Alasan Pelindo Masuk ke Sektor Pendidikan

Direktur Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting, menyatakan pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat di sekitar kawasan pelabuhan. Menurut dia, kolaborasi ini diharapkan menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi penerus Belawan.

"Pelindo memandang pendidikan sebagai salah satu aspek penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat di sekitar kawasan pelabuhan. Melalui kolaborasi ini, kami mendukung penyediaan lahan untuk fasilitas pendidikan yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat Belawan," ujar Hendri dalam keterangan yang dikutip Sabtu (17/10).

Dari sisi pengelolaan aset, Hendri memastikan penyediaan lahan berjalan aman, akuntabel, dan memberi nilai sosial jangka panjang. Pelindo juga menegaskan seluruh proses pemanfaatan lahan mengikuti tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance serta ketentuan regulasi yang berlaku.

Siapa yang Merasakan Manfaatnya

Penerima manfaat langsung adalah keluarga di sekitar Pelabuhan Belawan yang selama ini kesulitan menjangkau sekolah menengah pertama negeri. Kehadiran SMP baru memperpendek jarak tempuh anak ke sekolah dan menambah daya tampung jenjang pendidikan dasar menengah di kawasan itu.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menyebut pihaknya berkomitmen menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar pelabuhan. Ia juga menekankan informasi soal kontribusi Pelindo dalam pembangunan SDM disampaikan secara transparan dan akurat kepada publik.

Menurut Fadillah, pembangunan SMP ini merupakan kelanjutan program keberlanjutan yang dirancang berdasarkan kebutuhan riil warga. Harapannya, pesatnya pertumbuhan Pelabuhan Belawan sebagai pusat perdagangan dan logistik nasional berjalan seiring peningkatan kesejahteraan dan kualitas SDM masyarakat sekitar.

Kaitan dengan Target SDM 2045

Inisiatif ini dikaitkan dengan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Bagi Pelindo, penyediaan lahan pendidikan menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial yang menempel pada agenda pembangunan nasional.

Pelabuhan Belawan sendiri berperan sebagai gerbang perdagangan dan logistik di Sumatera bagian utara. Pertumbuhan aktivitas pelabuhan yang cepat menuntut kesiapan warga sekitar, terutama dari sisi keterampilan dan pendidikan, agar ikut menikmati manfaat ekonomi kawasan.

Dengan jadwal operasi 2028, SMP negeri di Belawan menjadi ujian bagi konsistensi kolaborasi Pelindo, BNCT, DP World Foundation, dan Pemkot Medan. Jika berjalan sesuai rencana, model penyediaan lahan untuk fasilitas publik ini bisa direplikasi di kawasan operasional Pelindo lain yang menghadapi persoalan serupa.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: radarnusantara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top