Pelatih Fleetwood Town Kesulitan Gambarkan Perasaan usai Singkirkan Arsenal

Penulis: Hendra Setiawan  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:47:31 WIB
Pelatih Fleetwood Town, Matt Lawlor, mengaku kesulitan menggambarkan perasaannya usai timnya menyingkirkan Arsenal.

NUSA TENGGARA TIMUR — Fleetwood Town menyingkirkan Arsenal lewat adu penalti setelah skor 1-1 bertahan hingga 120 menit, dan pelatih Matt Lawlor mengaku tak punya kata-kata untuk menggambarkan suasana ruang ganti. Kemenangan itu membawa klub League One tersebut ke perempat final Carabao Cup, menyingkirkan juara Inggris dari kompetisi.

Di Stadion Highbury, Fleetwood Town memaksa Arsenal bermain hingga babak tambahan sebelum adu penalti menentukan nasib kedua tim. Hasil itu menempatkan Fleetwood di perempat final Carabao Cup, capaian yang jauh melampaui ekspektasi klub kasta bawah Inggris tersebut.

Lawlor: Juara Inggris Datang, Kami yang Lolos

Lawlor menyebut keberhasilan timnya menaklukkan Arsenal sebagai hal yang sukar dipercaya. Ia mengaku kesulitan mendeskripsikan perasaannya secara langsung.

"Sungguh gila memikirkan hal ini. Saya tak punya kata-kata untuk ini," kata Lawlor.

"Juara Inggris datang ke Fleetwood dan kami yang berhasil lolos ke perempat final. Sungguh sangat sulit untuk mempercayainya," ujarnya menambahkan.

Suasana Ruang Ganti yang Belum Pernah Dirasakan

Lawlor menggambarkan ruang ganti Fleetwood Town seusai laga sebagai pemandangan yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Antusiasme pemain dinilainya sebagai buah kerja keras yang akhirnya terbayar.

"Semua orang sangat terlihat antusias dan bergembira. Kerja keras yang mereka lakukan untuk mendapatkan hasil bagus, bisa terbayar. Sungguh luar biasa," tutur Lawlor.

"Jika diibaratkan, bila perasaan yang ada dimasukkan ke botol lalu dijual, maka kami akan menjadi orang yang sangat kaya raya. Perasaan di ruang ganti setelah mengalahkan mereka dan lolos ke perempat final, saya belum pernah merasakan hal itu sebelumnya," katanya.

Penyelamatan Jay Lynch di Akhir Laga Berbobot Kelas Dunia

Lawlor secara khusus memuji kiper Jay Lynch. Sebelum menjadi pahlawan di babak adu penalti, Lynch melakukan penyelamatan gemilang saat membendung serangan Arsenal, termasuk usaha Ben White di akhir babak tambahan sehingga skor 1-1 bertahan hingga 120 menit.

"Penyelamatannya di saat akhir benar-benar kelas dunia. Sungguh tidak bisa dipercaya sehingga membawa kami ke babak adu penalti," kata Lawlor.

"Dia tidak pernah membiarkan kami terpuruk. Dia tampil fantastis dan salah satu yang sangat profesional. Caranya menghadapi hari di level tertinggi adalah hal yang membuatnya siap untuk menghadapi momen seperti ini," ujarnya.

Jadwal Berikutnya di Perempat Final

Fleetwood Town menanti undian perempat final Carabao Cup untuk mengetahui lawan selanjutnya. Bagi klub yang bermarkas di Highbury Stadium itu, bertahan di kompetisi ini menjadi prioritas setelah menyingkirkan salah satu tim terkuat di Inggris.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top