KUPANG — Direktur RSUD S.K. Lerik Kota Kupang, dr. Maria Veronica Ivonny Dondao Ray, menyatakan pihaknya terus membenahi kualitas pelayanan agar kepuasan masyarakat meningkat. Evaluasi dijalankan lewat pemantauan langsung aktivitas pelayanan di rumah sakit, bukan hanya lewat laporan tertulis.
Petugas bidang mutu dan promosi melakukan survei kepuasan masyarakat setiap bulan. Dari hasil survei terakhir, tingkat kepuasan pasien berada pada kisaran 80 sampai 85 persen.
Ivonny menyebut pemantauan berjalan harian. Pihak rumah sakit juga menyediakan barcode bagi masyarakat yang ingin menyampaikan penilaian atas layanan yang diterima.
"Setiap hari ada petugas yang turun untuk memantau dan mengevaluasi pelayanan. Kami juga menyediakan barcode agar masyarakat bisa menyampaikan penilaian terhadap layanan yang diterima," ujar Ivonny kepada Ekora NTT, beberapa waktu lalu.
Survei itu berfungsi sebagai instrumen manajemen. Hasilnya dipakai untuk mengetahui penilaian masyarakat sekaligus mengidentifikasi aspek pelayanan yang masih butuh perbaikan.
Selain evaluasi rutin, RSUD S.K. Lerik menyiapkan sejumlah pembenahan fasilitas pelayanan pada 2027. Penataan instalasi gawat darurat (IGD) menjadi salah satu prioritas, mencakup kualitas pelayanan, kesiapan sumber daya manusia, dan kondisi ruangan.
Pembenahan juga menyasar penyediaan ruang pelayanan yang lebih mudah diakses penyandang disabilitas dan lanjut usia.
"Penataan ini diharapkan memberikan kemudahan bagi kelompok masyarakat tersebut saat membutuhkan pelayanan kesehatan," kata Ivonny.
Menurut dia, perbaikan fasilitas dan mutu pelayanan akan terus dilakukan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin baik dan nyaman.
"Kami terus berupaya melakukan pembenahan mutu fasilitas pelayanan kepada masyarakat," tandasnya.