KUALIN — Peresmian ruang kelas baru SMPTK Imanuel Tuapakas berlangsung di Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko memimpin langsung acara tersebut, didampingi jajaran kepolisian dan pengurus Yayasan Amal Bunda.
Ruang kelas yang diresmikan merupakan hasil revitalisasi, bukan pembangunan dari nol. Biaya pengerjaannya ditanggung Yayasan Amal Bunda setelah Kapolda NTT menginisiasi program bantuan fasilitas belajar bagi sekolah di NTT.
Siapa di Balik Pembiayaan Revitalisasi?
Ketua Yayasan Amal Bunda, Mukit Hendrayatno, datang dari Jakarta bersama istrinya untuk menghadiri peresmian. Kehadiran keduanya diperkenalkan langsung oleh Kapolda kepada para siswa di lokasi acara.
"Pak Mukit beserta Ibu langsung turun tangan dari Jakarta datang ke sini untuk ketemu dengan anak-anakku sekalian. Beliau inilah yang membantu biaya untuk pembangunan sekolah yang anak-anak sekalian manfaatkan sekarang," ujar Rudi.
Usai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, Kapolda bersama rombongan meninjau ruang kelas yang telah direvitalisasi. Ia juga menyempatkan berinteraksi dengan siswa-siswi sekolah tersebut.
Sekolah Menanti Bantuan Gedung Sejak 2017
Kepala SMPTK Imanuel Tuapakas, Desi Trianti Bessie, menyatakan pihaknya telah berupaya membangun dan mengembangkan fasilitas sekolah secara mandiri sejak 2017. Selama delapan tahun itu, belum pernah ada bantuan gedung baru yang masuk.
"Jujur, kami sudah membangun untuk sekolah ini dari tahun 2017, dan baru pertama kali juga kami dapat bantuan untuk gedung baru," ungkap Desi.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolda NTT, Yayasan Amal Bunda, serta jajaran kepolisian yang mengawal proses pembangunan hingga tuntas. Menurut Desi, kehadiran langsung para pihak dalam peresmian punya arti besar bagi warga sekolah.
"Kehadiran Bapak di sini sangat berarti bagi kami. Kebaikan-kebaikan ini untuk diungkapkan dengan kata-kata tidak bisa," katanya.
Harapan Setelah Ruang Kelas Berdiri
Desi berharap ruang kelas baru dapat menunjang proses belajar mengajar di SMPTK Imanuel Tuapakas. Fasilitas yang lebih layak dinilai bisa mendorong semangat siswa menempuh pendidikan.
Peresmian di Kualin menjadi bagian dari dukungan sejumlah pihak terhadap peningkatan sarana pendidikan di NTT. Bantuan serupa masih dibutuhkan sekolah-sekolah lain yang fasilitas belajarnya belum memadai.