MAUMERE – Kepolisian Resor (Polres) Sikka terus memperkuat perannya dalam mengawal program strategis pemerintah di sektor pangan. Pada Selasa (10/2/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Wolomarang, AIPDA Hironimus Taji Werang, turun langsung melakukan pendampingan di lahan jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Tati Nahing di Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat.
Langkah ini merupakan implementasi nyata dari arahan Kapolri untuk mendukung penuh ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut tidak hanya bersifat seremonial. AIPDA Hironimus turut mendampingi petani dalam melakukan penyemprotan rumput liar serta memberikan edukasi terkait pemeliharaan tanaman jagung agar hasil panen nantinya dapat maksimal.
Kehadiran personel Polri di tengah perkebunan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memotivasi para petani untuk terus produktif dalam mengelola lahan mereka secara berkelanjutan.
Untuk memberikan gambaran perkembangan program, berikut adalah data teknis lahan yang dipantau:
| Aspek Lahan | Informasi Detail |
|---|---|
| Lokasi | Jalan Don Slipi, Kelurahan Hewuli, Alok Barat |
| Luas Lahan | 0.5 Hektare |
| Komoditas | Jagung Rakyat |
| Usia Tanaman | 1 Bulan 2 Hari |
| Legalitas Lahan | Bersertifikat (Memberikan Kepastian Hukum) |
Pendampingan ini merupakan bagian dari program utama BUMDes Tati Nahing yang dikawal ketat oleh Polsek Alok. Selain fokus pada aspek teknis pertanian, kehadiran Bhabinkamtibmas juga bertujuan menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Sikka.
Para petani memberikan respons positif atas kegiatan ini. Mereka merasa diperhatikan dan didorong untuk lebih aktif dalam mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif yang mampu menopang kebutuhan pangan daerah.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, menandai kuatnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat tani di Kabupaten Sikka.