Tiga Atlet Futsal Putri Ngada NTT Berhasil Tembus Skuad Timnas U16

Penulis: Fauzan Arifin  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 13:36:11 WIB
Tiga atlet futsal putri asal Ngada resmi bergabung dalam skuad Timnas U16.

BAJAWA — Kabupaten Ngada kembali membuktikan diri sebagai rahim atlet berbakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, tiga putri daerah dipastikan memperkuat Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri U16. Ketiganya adalah Maria Epifania Nago Sowo (Fania), Anastasya Alexandra Made Rudja (Caca), dan Ochin Dhone.

Kepastian ini didapat setelah mereka menjalani rangkaian seleksi yang digelar oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI) bekerja sama dengan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) di bawah naungan Asprov PSSI NTT. Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi pembinaan atlet futsal putri di wilayah Flores.

Kapan Atlet Asal Ngada Mulai Bergabung di Jakarta?

Setelah dinyatakan lolos seleksi di tingkat provinsi pada awal Mei 2026, para atlet muda ini tidak memiliki banyak waktu untuk bersantai. Tim seleksi telah menginstruksikan agar mereka segera mempersiapkan diri untuk pemusatan latihan di ibu kota.

“Pada bulan Juni atau Juli harus ke Jakarta untuk bergabung dengan Timnas Futsal Putri U16 lainnya,” ungkap Fania Sowo saat ditemui di Mataloko, Selasa (5/5/2026). Fania yang merupakan siswi kelas VII SMPN 2 Bajawa ini mengaku tidak pernah membayangkan cita-citanya menjadi pemain nasional akan terwujud secepat ini.

Dukungan penuh dari orang tua menjadi faktor kunci keberhasilan Fania. Sebagai putri sulung dari pasangan Alexander Lambertus Kesu Sowo dan Maria Wigbertha Wendelina Mita, ia mendapatkan fasilitas penuh mulai dari perlengkapan olahraga hingga dukungan finansial untuk menunjang kariernya.

Perjalanan Seleksi dari Bajawa hingga Lolos di Tingkat Provinsi

Langkah ketiga atlet ini dimulai dari seleksi lokal yang dipusatkan di Lapangan Futsal SMAN 1 Bajawa. Di bawah asuhan pelatih Refni Unggiri, terpilih enam atlet putri dan empat atlet putra untuk dikirim mengikuti seleksi lanjutan di Kupang.

Proses seleksi di Kupang berlangsung intensif selama enam hari, mulai 27 April hingga 2 Mei 2026. Dalam tahapan ini, kemampuan mereka dipantau langsung oleh tim pelatih nasional. Dari Ngada, tiga nama tersebut akhirnya dinyatakan memenuhi kriteria untuk mengenakan seragam Merah Putih.

Fania menceritakan bahwa kecintaannya pada sepak bola sudah tumbuh sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanak. Ia kemudian mengasah bakatnya di Sekolah Sepak Bola (SSB) Academy Flores United Mataloko sejak kelas V SD, sebelum akhirnya mengenal olahraga futsal saat menginjak bangku SMP.

Mimpi Masa Kecil Caca Rudja yang Menjadi Kenyataan

Senada dengan Fania, Anastasya Alexandra Made Rudja atau yang akrab disapa Caca, juga merasakan kebanggaan mendalam. Siswi SMPN 1 Bajawa ini mengaku telah memimpikan posisi di Timnas sejak usia enam tahun.

“Saya memang punya cita-cita untuk dapat masuk Timnas Sepak Bola atau Futsal dan mimpi telah hadir,” ujar Caca. Putri dari pasangan Ketut Rudja dan Ditha Handayani ini bukan orang baru di kancah kompetisi sepak bola usia dini.

Sebelum menembus skuad nasional, Caca tercatat pernah mengikuti berbagai turnamen sepak bola di Pati, Jawa Tengah, hingga ke Bali saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Pengalaman bertanding di luar daerah tersebut mentalitasnya saat menghadapi seleksi ketat di level provinsi dan nasional.

Kini, publik Ngada menaruh harapan besar pada pundak Fania, Caca, dan Ochin. Kehadiran mereka di Timnas Futsal Putri U16 diharapkan menjadi pemantik semangat bagi atlet-atlet muda lainnya di NTT untuk terus berprestasi di kancah nasional.

Reporter: Fauzan Arifin
Back to top