NUSA TENGGARA TIMUR — Kepala SRT 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati, mengaku lega dan bangga atas capaian anak didiknya. "Sangat lega sekali. Bangga sekali anak-anak memang luar biasa," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Selasa (16/6/2026). Ia menyampaikan apresiasi setelah menerima piala dan piagam penghargaan didampingi Tenaga Ahli Menteri Sosial Fajar WH.
Devit secara khusus berterima kasih kepada Kementerian Sosial yang dinilainya telah mengantarkan para siswa melangkah lebih maju. "Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Kementerian Sosial dan jajarannya sudah mengantarkan anak-anak satu langkah lebih maju," katanya. Ia berharap prestasi ini menjadi awal kesuksesan bagi para siswa, seraya menegaskan bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil.
Dalam penampilannya, grup Garudo Djoyo Manggolo membawakan lakon klasik perjalanan Prabu Klono Sewandono yang hendak melamar putri Kerajaan Daha. Kisah tersebut diwarnai adegan hadangan oleh Raja Singa Barong di tengah perjalanan. Gerakan tari yang ditampilkan menggambarkan kegagahan sekaligus kelincahan sang raja yang sedang dimabuk asmara, dengan pusaka andalan Kyai Pecut Samandiman sebagai pelindung.
Pertunjukan semakin semarak berkat iringan gamelan khas Jawa yang dimainkan rancak. Alat musik tradisional seperti kendang, gong, kenong, kethuk, dan slompret berpadu dengan paduan suara serta penyenggak (penyanyi latar). FNRP 2026 sendiri berlangsung selama empat hari, 11-14 Juni 2026, di Alun-Alun Kabupaten Ponorogo, diikuti sekitar 32 grup dari berbagai daerah.
Grup Reog Singo Taruno Budoyo dari SMPN 1 Ponorogo keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia diraih oleh Grup Reog Kyai Lodra yang merupakan perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur.
Penutupan Grebeg Suro Ponorogo turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Di antaranya Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II Dwi Marhen Yono, serta Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita. Hadir pula anggota DPR RI dan DPRD Ponorogo.