NUSA TENGGARA TIMUR — Dalam forum yang digelar di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa itu, Dasco menegaskan DPR akan mengawal kebijakan energi pemerintah. Ia meminta agar transparansi menjadi prioritas utama, terutama saat harga minyak dunia bergejolak.
“Kalau harga BBM naik, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari biaya transportasi hingga harga kebutuhan pokok,” ujar Dasco di hadapan perwakilan mahasiswa.
Ia menambahkan, DPR meminta pemerintah menjelaskan skema yang memungkinkan harga BBM turun ketika harga minyak dunia juga menurun. Fungsi pengawasan DPR, kata Dasco, akan dijalankan untuk memastikan kebijakan berlangsung akuntabel dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Menanggapi desakan tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah terus memantau perkembangan harga energi global. Ia memastikan bahwa hingga saat ini harga BBM tertentu dan LPG bersubsidi belum mengalami kenaikan, meskipun harga minyak dunia sempat berada di level tinggi.
Bahlil juga menyebut, apabila harga minyak dunia terus menurun, pemerintah akan mempertimbangkan penyesuaian sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain soal BBM, Dasco turut menyoroti laporan kelangkaan LPG 3 kilogram di sejumlah daerah. Ia meminta Kementerian ESDM segera melakukan pengecekan dan mengambil langkah cepat agar distribusi gas bersubsidi tidak mengganggu kebutuhan masyarakat.
“DPR akan terus mengawal persoalan ini agar distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar dan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan pasokan,” tegas Dasco.
Menjawab hal itu, Bahlil mengatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan di lapangan. Ia menegaskan cadangan LPG nasional saat ini dalam kondisi aman dan pemerintah akan memastikan distribusi berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia.