NUSA TENGGARA TIMUR — Mid America Motorworks, salah satu pemasok suku cadang Corvette dan Volkswagen terbesar di dunia, porak-poranda dihantam tornado pekan lalu. Foto-foto terbaru yang beredar di Reddit memperlihatkan beberapa unit Corvette dan sebuah trailer C3 diangkut menggunakan truk datar menuju lokasi penyimpanan sementara. Di sanalah para spesialis mulai menilai mana yang masih bisa diselamatkan.
CEO Mid America Motorworks, Michael Yager, dalam unggahan media sosial Jumat lalu menyampaikan bahwa upaya pembersihan lokasi sudah berjalan. Ia juga berterima kasih kepada banyak mitra lokal yang turun tangan membantu. Sementara itu, sang pendiri perusahaan, Mike Yager, menulis secara blak-blakan, "Semua bangunan di properti kami yang terkena tornado akan diratakan! Semuanya berakhir di tempat pembuangan akhir."
Di tengah kehancuran, ada kabar baik. Beberapa Corvette yang secara historis sangat penting dilaporkan selamat. Sebuah Corvette C5 hitam yang terekam dalam foto diyakini sebagai salah satu dari hanya 14 unit prototipe alpha milik General Motors. Ada pula C5 putih yang merupakan prototipe beta, tampak hampir tidak mengalami kerusakan berarti.
Koleksi lain yang berhasil dievakuasi adalah konsep CERV IV hitam. Atap mobil ini penyok, tetapi bodi utamanya masih utuh. Michael Yager dan timnya berharap mobil-mobil ini bisa dikembalikan ke kondisi pamer dalam waktu dekat.
Tak lama setelah kabar bencana menyebar, dukungan langsung mengalir dari komunitas Corvette dan Volkswagen. Tidak ada korban jiwa di antara karyawan, dan semangat gotong royong menjadi titik terang di tengah musibah. Perusahaan yang didirikan pada 1974 ini juga menjadi rumah bagi MY Garage Museum, yang menyimpan puluhan kendaraan bersejarah termasuk C4 Corvette terakhir yang pernah diproduksi.
Proses pembangunan kembali fasilitas Mid America Motorworks diperkirakan memakan waktu bertahun-tahun. Namun, keberhasilan evakuasi mobil-mobil bersejarah ini menjadi salah satu perkembangan positif pertama yang muncul dari bencana tersebut. Kini, perhatian publik tertuju pada proses restorasi dan masa depan museum yang sempat menjadi ikon komunitas otomotif Amerika Serikat.