NUSA TENGGARA TIMUR — PLN membuka masa promo tambah daya dengan potongan harga setengah dari tarif normal. General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menyebut program ini sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada pelanggan dalam memaknai Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Promo ini merupakan bentuk apresiasi spesial dari PLN untuk pelanggan dalam memaknai kemerdekaan. Kami sangat memahami bahwa kebutuhan listrik masyarakat terus meningkat seiring berkembangnya aktivitas," ujar Roberth dalam keterangan resminya, Selasa (17/8).
Program ini berlaku nasional untuk konsumen tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif. Pelanggan dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA bisa menaikkan dayanya hingga batas maksimal 7.700 VA.
Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya awal 900 VA yang ingin naik ke 2.200 VA hanya perlu membayar Rp609.050. Padahal tarif normal untuk penambahan daya tersebut mencapai Rp1.218.100. Artinya, pelanggan menghemat separuh biaya yang seharusnya dikeluarkan.
Keringanan biaya ini berlaku untuk seluruh skema penambahan daya sesuai ketentuan promo yang telah ditetapkan perusahaan.
Tidak semua pelanggan otomatis mendapatkan diskon ini. Ada dua syarat utama yang harus dipenuhi. Pertama, pelanggan harus terdaftar sebelum tanggal 1 Agustus 2026. Kedua, seluruh kewajiban tagihan listrik harus sudah dilunasi.
PLN memastikan proses klaim e-voucher diskon berlangsung serba digital. Pelanggan cukup melakukan satu kali transaksi di Aplikasi PLN Mobile, baik untuk membayar tagihan listrik maupun membeli token. Setelah transaksi selesai, e-voucher diskon tambah daya langsung masuk ke akun pelanggan.
"Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan kelistrikan pelanggan dapat terselesaikan dengan mudah dan praktis hanya dalam satu aplikasi," jelas Roberth.
Kebutuhan daya listrik yang lebih besar biasanya muncul saat rumah tangga menambah peralatan elektronik atau pelaku usaha memperluas operasionalnya. Dengan diskon ini, pelanggan bisa menambah kapasitas listrik tanpa terbebani biaya besar.
PLN mengimbau masyarakat, khususnya di Tanah Papua, untuk memanfaatkan periode promo yang hanya berlangsung sembilan hari. Setelah 25 Agustus 2026, tarif tambah daya kembali normal.
Program ini sejalan dengan tren elektrifikasi nasional yang terus meningkat. Dengan kapasitas daya yang lebih besar, pelanggan dapat menggunakan berbagai peralatan listrik secara bersamaan tanpa khawatir terjadi pemutusan aliran listrik akibat beban berlebih.