Pemkot Kupang Dukung Pembinaan Calon Jemaah Haji 2027, Pra-Manasik Digelar Bertahap untuk Bekali Fisik dan Mental

Penulis: Hendra Setiawan  •  Selasa, 08 September 2026 | 21:32:01 WIB
Ratusan calon jemaah haji asal Kota Kupang mengikuti pra-manasik bertahap yang digelar IPHI untuk pembinaan fisik dan mental jelang keberangkatan 2027.

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendukung penuh pembinaan calon jemaah haji 2027 yang dimulai sejak dini melalui program pra-manasik bertahap. Inisiatif dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Kupang ini bertujuan membangun kesiapan spiritual, pengetahuan, serta ketahanan fisik dan mental jemaah jauh sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

KUPANG — Ratusan calon jemaah haji asal Kota Kupang yang dijadwalkan berangkat pada 2027 mulai menjalani pembinaan awal. Program yang digagas Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Kupang ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, menyambut baik langkah IPHI yang memulai pembinaan jauh sebelum masa keberangkatan. Menurutnya, ibadah haji menuntut kesiapan menyeluruh, bukan sekadar pemahaman tata cara, tetapi juga kondisi spiritual, kesehatan, dan mental.

Napak Tilas: Belajar dari Pengalaman Para Alumni Haji

Kegiatan pra-manasik ini tidak hanya berisi materi di dalam ruangan. Ada konsep napak tilas yang mengajak calon jemaah menyerap pengalaman langsung dari para alumni haji.

"Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahim dan memperkuat semangat kebersamaan di antara para calon jemaah haji, para alumni haji serta seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap penyelenggaraan ibadah haji," kata Hengky di Kupang, Selasa.

Pengalaman para alumni diharapkan tidak berhenti sebagai cerita, melainkan menjadi pengetahuan praktis. Dengan begitu, calon jemaah bisa menghadapi setiap tahapan perjalanan haji dengan lebih tenang dan percaya diri.

Peran IPHI dan Materi Pembinaan yang Diberikan

Ketua Panitia Haji, Rumadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan pra-manasik merupakan bentuk kontribusi nyata IPHI Kota Kupang dalam memberikan edukasi. Pembinaan calon jemaah dinilai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan organisasi persaudaraan haji dan elemen masyarakat lainnya.

IPHI mengambil bagian dengan memberikan pembelajaran mengenai rukun, syarat, wajib, serta sunah-sunah dalam pelaksanaan ibadah haji. Materi ini menjadi fondasi penting sebelum jemaah mempelajari teknis pelaksanaan di lapangan.

Kebugaran Fisik Juga Jadi Perhatian Sejak Awal

Ketua IPHI Kota Kupang yang juga Ketua MUI Kota Kupang, Haji Muhammad MS, menekankan bahwa kesiapan jemaah harus dibangun dari berbagai sisi. Kegiatan perdana pun diawali dengan jalan sehat dan senam bersama sebagai upaya membangun kebugaran sejak dini.

"Perjalanan ibadah haji boleh jadi kita berangkat bersama, naik kendaraan bersama, sampai di Tanah Suci bersama, melaksanakan ibadah bersama dan pulang bersama, tetapi pengalaman spiritual masing-masing pasti berbeda. Semuanya tergantung sejauh mana kesiapan kita," ujarnya.

Pembinaan yang dimulai sejak awal dinilai akan membantu calon jemaah menghadapi perjalanan spiritual ke Tanah Suci dengan lebih siap. Pemkot Kupang memastikan akan terus memberikan perhatian pada kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai persaudaraan dan harmoni sosial.

Dengan dukungan pemerintah, IPHI, para alumni, dan pembimbing, persiapan menuju musim haji 2027 diharapkan menjadi proses pembinaan berkelanjutan. IPHI Kota Kupang juga berkomitmen mendukung pemerintah dalam pelayanan jemaah, baik saat masa keberangkatan maupun kepulangan.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: kupang.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top