LABUAN BAJO — Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali dilaksanakan di sejumlah sekolah dasar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini sempat terhenti karena gempa Flores yang mengguncang wilayah tersebut.
Pemberian vaksin menyasar siswa sekolah dasar sebagai upaya melindungi mereka dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Tenaga kesehatan setempat turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan cakupan imunisasi tetap tercapai.
Gempa Flores membuat sejumlah fasilitas kesehatan dan sekolah terdampak, sehingga jadwal imunisasi rutin tidak bisa berjalan sesuai rencana. Penundaan ini dikhawatirkan menurunkan cakupan imunisasi dasar pada anak usia sekolah.
Setelah kondisi berangsur pulih, dinas kesehatan bersama puskesmas setempat menyusun ulang jadwal dan menyambangi sekolah-sekolah yang belum sempat menerima layanan imunisasi.
Siswa menerima sejumlah jenis vaksin yang disesuaikan dengan kelas dan status imunisasi sebelumnya. Pemberian dilakukan dengan pengawasan tenaga kesehatan agar aman dan tepat sasaran.
Orang tua diimbau memastikan anak-anak mereka mengikuti jadwal imunisasi yang telah ditetapkan sekolah masing-masing. Imunisasi lengkap menjadi kunci mencegah wabah penyakit di lingkungan sekolah pascabencana.
Kembalinya program imunisasi menjadi indikator bahwa layanan kesehatan dasar di Manggarai Barat mulai normal kembali. Pemerintah daerah berupaya mengejar ketertinggalan cakupan imunisasi yang tertunda akibat gempa.
Selain imunisasi, sejumlah layanan kesehatan lain juga berangsur dibuka kembali untuk melayani warga terdampak. Pemantauan berkala dilakukan agar tidak ada anak yang terlewat dari program imunisasi.