YouTube Rilis Fitur Shorts Series, Konten Pendek Kini Berformat Musim

Penulis: Fauzan Arifin  •  Rabu, 23 September 2026 | 21:33:31 WIB
YouTube memperkenalkan fitur Shorts Series dalam acara Made On YouTube.

NUSA TENGGARA TIMUR — YouTube memperkenalkan Shorts Series, fitur yang memungkinkan kreator menyusun Shorts menjadi episode dan musim bergaya televisi. Fitur ini digulirkan ke kreator yang tergabung dalam YouTube Partner Program di web, aplikasi mobile, dan smart TV. Langkah tersebut menempatkan YouTube bersaing langsung dengan aplikasi microdrama seperti ReelShort dan DramaBox.

Fitur Shorts Series memungkinkan penonton menikmati sekumpulan Shorts sebagai satu cerita berkelanjutan, bukan sekadar menggulir klip lepas satu per satu. Setiap seri akan tersimpan di kanal YouTube kreator yang bersangkutan, lengkap dengan thumbnail khusus dan kontrol pemutaran.

Pengumuman ini disampaikan dalam acara Made On YouTube. YouTube menilai format cerita berseri pendek layak dihadirkan langsung di platformnya, seiring meningkatnya minat terhadap konten microdrama.

Apa yang Bisa Dilakukan Kreator Lewat Shorts Series

Kreator dapat mengelompokkan Shorts ke dalam struktur musim dan episode, mirip susunan acara televisi. Penonton bisa mengikuti alur cerita secara berurutan tanpa harus mencari klip lanjutan secara manual.

Fitur ini menyasar kreator yang selama ini bereksperimen dengan microdrama dan menganggapnya sebagai peluang bisnis serius. Sejumlah nama besar YouTube sudah lebih dulu terjun ke format vertikal berseri.

Internet personality Hannah Stocking membintangi musical microdrama Playback yang tayang perdana di platform MyDrama milik Holywater. Kreator lama YouTube Joshua Ovenshire (TheJovenshire) kini bekerja sebagai executive producer untuk platform vertikal ReelShort, termasuk menggarap seri bertema "Love Island" berjudul "Secrets and Soulmates".

Format ini juga mulai menarik nama-nama Hollywood seperti James Franco, Issa Rae, dan Jesse Tyler Ferguson.

Platform dan Ketersediaan

Shorts Series digulirkan ke kreator yang terdaftar dalam YouTube Partner Program. Akses tersedia lewat web, perangkat mobile, dan connected TV.

Fitur ini melanjutkan "Creator Shows" yang diperkenalkan YouTube pada acara upfront tahun sebelumnya. Creator Shows memberi kreator terpilih kemampuan menyusun konten ke dalam musim dan episode agar nyaman ditonton di layar besar. Kreator seperti Michelle Khare serta Rhett & Link memakai alat tersebut untuk menata konten mereka.

Konteks Persaingan dengan Aplikasi Microdrama

Langkah YouTube ini memperkuat persaingan dengan aplikasi microdrama yang tumbuh pesat. TikTok baru saja meluncurkan PineDrama, sementara ReelShort dan DramaBox lebih dulu populer di segmen cerita vertikal berseri.

Dengan Shorts Series, YouTube berupaya menahan penonton agar tidak berpindah ke platform lain untuk menikmati cerita vertikal berseri. Seluruh pengalaman menonton bisa diakses langsung di YouTube.

Deretan Fitur Lain dari Made On YouTube

YouTube turut mengumumkan sejumlah fitur untuk membantu kreator menumbuhkan dan melibatkan audiens. Salah satunya "Live Showdowns" yang memungkinkan kreator berpasangan menjalani tantangan tim interaktif.

Ada pula perluasan uji A/B video untuk membandingkan versi potongan atau pembuka berbeda. Fitur "Dynamic Thumbnails" memberi YouTuber opsi memilih hingga tiga thumbnail yang disediakan kreator untuk segmen audiens berbeda.

YouTube juga menambahkan fitur belanja baru sebagai bagian dari rangkaian pembaruan tersebut.

Jadwal perluasan Shorts Series ke lebih banyak kreator dan wilayah belum diumumkan. YouTube menyatakan fitur ini menjadi fondasi bagi format cerita berseri pendek di platformnya.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top