Pencarian

BMKG Catat NTT Alami 148 Hari Tanpa Hujan, 25 Daerah di Indonesia Masuk Kategori Ekstrem

Rabu, 14 Oktober 2026 • 11:16:01 WIB
BMKG Catat NTT Alami 148 Hari Tanpa Hujan, 25 Daerah di Indonesia Masuk Kategori Ekstrem
BMKG mencatat Nusa Tenggara Timur mengalami 148 hari tanpa hujan.

KUPANG — BMKG merilis daftar terbaru wilayah dengan hari tanpa hujan (HTH) ekstrem panjang. Nusa Tenggara Timur mencatat 148 hari tanpa hujan, menjadikannya salah satu provinsi dengan periode kekeringan terpanjang di Indonesia.

Data tersebut disampaikan BMKG pada Selasa (13/10/2026) melalui akun Instagram resminya. Musim kemarau masih mendominasi sebagian besar zona musim di Indonesia.

Daftar 25 Daerah dengan Hari Tanpa Hujan Terpanjang

DI Yogyakarta menempati urutan pertama dengan 161 hari tanpa hujan. Jawa Tengah menyusul dengan 160 hari, disusul Jawa Timur dengan 159 hari.

NTT berada di posisi keempat dengan 148 hari. NTB mencatat 145 hari dan Bali 143 hari.

Wilayah lain yang masuk daftar:

  • Jawa Barat: 140 hari
  • Banten: 137 hari
  • Sulawesi Selatan: 132 hari
  • Maluku: 124 hari
  • Bangka Belitung: 123 hari
  • Sulawesi Tenggara: 119 hari
  • Sulawesi Utara: 118 hari
  • Sulawesi Barat: 118 hari
  • Kalimantan Selatan: 118 hari
  • Kalimantan Tengah: 117 hari
  • Lampung: 116 hari
  • Maluku Utara: 116 hari
  • DKI Jakarta: 109 hari
  • Sumatera Selatan: 106 hari
  • Papua Barat: 100 hari
  • Papua: 92 hari
  • Sulawesi Tengah: 81 hari
  • Jambi: 80 hari
  • Kalimantan Timur: 79 hari

Penyebab Kemarau Panjang di NTT

BMKG menyatakan zona musim di Indonesia dominan mengalami musim kemarau. Sejumlah provinsi tercatat tidak hujan lebih dari satu bulan.

"Zona Musim di Indonesia dominan mengalami musim kemarau. Namun demikian, banyak provinsi yang mengalami tidak hujan selama lebih dari 1 bulan," tulis BMKG melalui akun Instagram resminya.

NTT secara geografis berada di wilayah Indonesia bagian tenggara yang lebih dipengaruhi angin muson Australia. Wilayah ini umumnya memiliki musim kemarau lebih panjang dibanding daerah lain di Indonesia.

Apa Dampaknya bagi Warga NTT?

Periode tanpa hujan selama 148 hari berpotensi memicu kekeringan lahan pertanian dan krisis air bersih di sejumlah kabupaten. Warga di daerah pesisir dan dataran rendah biasanya paling terdampak.

BMKG belum merinci wilayah kabupaten/kota di NTT yang paling parah mengalami kekeringan. Namun data HTH ini menjadi peringatan dini bagi pemerintah daerah untuk bersiap menghadapi musim kemarau berkepanjangan.

Pemprov NTT dan BPBD setempat belum memberikan keterangan resmi terkait langkah antisipasi kekeringan menyusul data BMKG tersebut.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: waingapu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks