KUPANG — Gempa bumi tektonik magnitudo 5,6 mengguncang wilayah timur laut Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (27/6/2026) sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memastikan gempa dengan kedalaman 545 kilometer ini tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pukul 17.37 WIB. Episenter berada di koordinat 6.99 Lintang Selatan dan 125.83 Bujur Timur.
“#Gempa Mag:5.6, 27-Jun-26 17:37:00 WIB, Lok:6.99 LS,125.83 BT (202 km TimurLaut ALOR-NTT), Kedlmn:545 Km,” demikian keterangan tertulis BMKG.
Jarak pusat gempa tercatat 202 kilometer di timur laut Alor. Kedalaman hiposenter mencapai 545 kilometer di bawah permukaan laut.
Kedalaman gempa lebih dari 300 kilometer membuat getaran di dasar laut tidak cukup kuat memicu kolom air. BMKG menegaskan potensi tsunami dari gempa ini nihil.
“Tidak berpotensi tsunami,” ujar perwakilan BMKG dalam keterangan resminya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Mengingat kedalaman ekstrem, getaran di permukaan umumnya lebih lemah dan tidak merusak.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah NTT dan sekitarnya. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.