Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Kodi Sumba Barat Daya, Pusat di Laut 115 Km Barat Laut

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Senin, 29 Juni 2026 | 20:35:31 WIB
Gempa magnitudo 3,8 mengguncang Kodi, Sumba Barat Daya, dengan pusat di laut.

KODI — Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,8 mengguncang wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (29/6/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di laut, sekitar 115 kilometer barat laut Kodi, dengan kedalaman 23 kilometer. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat getaran tersebut.

Pusat Gempa di Laut, Getaran Terasa di Darat?

Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada pukul 08.47.23 WIB atau 09.47.23 WITA. Episenter gempa terletak pada koordinat 9.51 Lintang Selatan dan 117.95 Bujur Timur. Kedalaman 23 kilometer mengindikasikan gempa ini termasuk kategori dangkal, namun posisinya yang berada di bawah laut membuat energi getaran tidak terlalu kuat saat mencapai daratan.

“Kami terus memantau perkembangan situasi. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan,” demikian pernyataan resmi BMKG yang diterima redaksi.

Belum Ada Laporan Kerusakan, Warga Diminta Tak Panik

Pihak berwenang setempat hingga Senin siang belum menerima laporan mengenai kerusakan bangunan atau dampak lain akibat gempa tersebut. BMKG menekankan agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Masyarakat di sekitar wilayah terdampak diharapkan tidak panik dan selalu siap siaga. Pemerintah daerah setempat juga telah melakukan pemantauan dan siap memberikan bantuan jika diperlukan.

Guncangan Rutin di Zona Cincin Api Pasifik

Gempa bumi di wilayah NTT, khususnya di sekitar Sumba, merupakan fenomena yang lazim terjadi. Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik, jalur pertemuan lempeng tektonik yang aktif. Gempa dengan magnitudo kecil hingga sedang seperti ini kerap terjadi tanpa menimbulkan kerusakan berarti.

Meski demikian, BMKG mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kemungkinan bencana alam yang lebih besar. Informasi resmi hanya boleh dipercaya dari kanal komunikasi BMKG dan pemerintah daerah setempat.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: headline.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top