TAMBOLAKA — Tim Rescue Pos SAR Waingapu bergerak menuju lokasi setelah laporan diterima pada Selasa (14/7/2026) pukul 14.25 WITA. Informasi awal menyebutkan korban hilang saat proses penurunan pukat di sekitar perairan Waikelo.
Peristiwa terjadi pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Korban diminta mendayung perahu oleh kakaknya.
Beberapa saat kemudian, keberadaan korban tidak lagi terlihat. Kakaknya menduga korban telah jatuh ke laut dan melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya, Stef Malo, melaporkan insiden ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel menuju lokasi kejadian.
"Tim Rescue Pos SAR Waingapu yang terdiri dari enam personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit Rescue Car dengan membawa peralatan SAR pendukung untuk melaksanakan operasi pencarian," demikian keterangan resmi Basarnas Kupang dalam rilis yang diterima media.
Tim membawa satu unit Rescue Car lengkap dengan peralatan pencarian dan penyelamatan. Basarnas Kupang memastikan seluruh personel siap mempercepat proses pencarian korban yang diduga tenggelam di Perairan Waikelo.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk memulai operasi penyisiran di sekitar perairan Sumba Barat Daya.