8 Hotel Murah di Nusa Tenggara Timur di Bawah 200 Ribu, Cocok untuk Wisatawan Hemat

Penulis: Fauzan Arifin  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 18:42:01 WIB
Delapan hotel di Nusa Tenggara Timur menawarkan tarif di bawah Rp200 ribu per malam bagi wisatawan hemat.

Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan cuma soal pemandangan savana dan komodo. Bagi perantau atau wisatawan lokal yang sering bolak-balik ke kota-kota di NTT, soal tempat menginap jadi pertimbangan utama. Apalagi kalau anggaran terbatas. Di bawah 200 ribu per malam, bukan berarti dapat kamar seadanya. Banyak penginapan kelas melati yang menawarkan kamar bersih, AC, dan kamar mandi dalam.

Berdasarkan pengalaman beberapa kali melintasi Kupang, Ende, hingga Labuan Bajo, berikut delapan hotel yang harganya masih ramah di kantong. Harap diingat, tarif bisa berubah tergantung musim dan okupansi. Cek langsung ke hotel atau aplikasi pemesanan sebelum datang.

1. Hotel di Kupang: Paling Banyak Pilihan

Kupang sebagai ibu kota provinsi punya konsentrasi hotel murah tertinggi. Di kawasan Jalan Siliwangi dan Jalan Timor Raya, banyak hotel melati yang menawarkan harga mulai 150 ribu hingga 200 ribu per malam. Kamar biasanya standar: tempat tidur single atau double, kamar mandi dalam, dan kipas angin atau AC.

Beberapa hotel bahkan menyediakan sarapan sederhana berupa nasi goreng dan teh manis. Kalau kamu datang saat puncak musim liburan, Juli-Agustus, harga bisa naik 20-30 persen. Lebih baik pesan dari jauh-jauh hari.

2. Losmen di Ende: Alternatif Buat Pelancong

Ende sering jadi persinggahan bagi yang hendak ke Kelimutu atau Taman Nasional Kelimutu. Di pusat kota, dekat Pelabuhan Ende, ada beberapa losmen dan hotel kecil dengan tarif di bawah 200 ribu. Fasilitasnya standar, tapi cukup untuk istirahat sebelum lanjut perjalanan.

Lokasi yang strategis dekat pasar dan terminal membuatnya mudah dijangkau. Tapi, jangan harap kamar luas atau pemandangan bagus. Fungsinya memang untuk istirahat, bukan untuk staycation.

3. Homestay di Labuan Bajo: Murah di Pinggiran

Labuan Bajo identik dengan harga mahal karena pariwisata. Namun, di pinggiran kota, sekitar 2-3 kilometer dari Pelabuhan Labuan Bajo, ada homestay dengan harga 180 ribu sampai 200 ribu per malam. Kamarnya sederhana, kadang kamar mandi luar, tapi bersih dan tuan rumah ramah.

Kelebihan menginap di homestay adalah bisa dapat makan lokal gratis atau dengan harga murah. Beberapa homestay juga menyewakan motor dengan tarif terjangkau. Cocok buat kamu yang ingin merasakan kehidupan lokal.

4. Penginapan di Maumere: Dekat Bandara

Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, punya beberapa hotel murah di sekitar Bandara Frans Seda. Harga mulai 150 ribuan per malam. Kamar biasanya cukup bersih, ada AC dan TV. Cocok untuk transit atau yang baru tiba pesawat malam.

Dari pengalaman, hotel-hotel ini sering penuh saat ada acara besar seperti festival atau hari besar keagamaan. Disarankan konfirmasi ketersediaan kamar sebelum berangkat.

5. Hotel di Waingapu: Pilihan Terbatas Tapi Layak

Waingapu di Pulau Sumba punya pilihan hotel murah yang lebih terbatas. Beberapa hotel kelas melati di pusat kota menawarkan harga 200 ribuan. Kamar standar dengan ventilasi cukup, tapi di Sumba yang panas, AC jadi kebutuhan utama.

Kalau kamu mencari yang lebih hemat, ada juga losmen tradisional dengan harga di bawah 150 ribu. Tapi fasilitasnya sangat sederhana, kadang kamar mandi luar. Cek dulu kebersihannya sebelum memutuskan menginap.

6. Losmen di Larantuka: Buat Peziarah

Larantuka di Flores Timur terkenal dengan tradisi Semana Santa. Saat pekan suci, harga hotel melonjak drastis. Di luar momen itu, banyak losmen dengan harga 150 ribu sampai 200 ribu per malam. Lokasinya tersebar di pusat kota dekat pelabuhan.

Penginapan di Larantuka kebanyakan bangunan tua dengan arsitektur kolonial. Kamar mungkin tidak modern, tapi punya nilai historis. Cocok untuk yang suka suasana klasik.

7. Hotel Budget di Atambua: Perbatasan yang Ramah

Atambua di Kabupaten Belu, dekat perbatasan Timor Leste, punya beberapa hotel murah. Harganya berkisar 150 ribu hingga 200 ribu. Kamar standar dengan fasilitas dasar. Lokasi strategis dekat pasar dan terminal membuatnya mudah diakses.

Bagi yang hendak melanjutkan perjalanan ke Timor Leste, Atambua jadi titik transit yang pas. Hotel-hotel ini biasa menerima tamu yang datang larut malam.

8. Homestay di Ruteng: Dingin dan Tenang

Ruteng di Kabupaten Manggarai terkenal dengan udaranya yang sejuk. Beberapa homestay di pusat kota menawarkan harga 180 ribu sampai 200 ribu. Kamar sederhana, tapi suhu dingin membuat tidur nyenyak tanpa AC.

Lokasi homestay biasanya dekat dengan pusat kuliner dan pasar tradisional. Cocok untuk yang ingin merasakan kehidupan kota kecil di pegunungan Flores.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah semua hotel di atas menyediakan AC?
Tidak semua. Beberapa hotel murah di daerah dingin seperti Ruteng hanya menyediakan kipas angin. Di Kupang dan Labuan Bajo yang panas, mayoritas sudah ber-AC. Cek fasilitas sebelum booking.

2. Bagaimana cara memesan hotel murah di NTT?
Bisa lewat aplikasi pemesanan online seperti Traveloka, Agoda, atau Booking.com. Alternatifnya, datang langsung ke hotel dan tawar harga. Di luar musim ramai, banyak hotel bersedia diskon.

3. Apakah harga di bawah 200 ribu sudah termasuk sarapan?
Beberapa hotel menyertakan sarapan sederhana. Tapi banyak juga yang tidak. Tanyakan saat check-in atau lihat deskripsi pemesanan. Kalau tidak ada, cari warung makan terdekat.

4. Kapan waktu terbaik mencari hotel murah di NTT?
Luar musim liburan, seperti September-November atau Februari-April. Hindari Juli-Agustus dan Desember-Januari karena harga naik signifikan.

5. Apakah ada hotel murah dekat bandara di Kupang?
Ada. Di sekitar Bandara El Tari, beberapa hotel melati menawarkan harga 150-200 ribu. Tapi fasilitasnya standar. Lebih baik cari di pusat kota yang pilihannya lebih banyak.

Mencari hotel murah di NTT butuh sedikit riset dan fleksibilitas. Harga bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat ada acara besar atau musim liburan. Jangan ragu untuk tawar-menawar langsung dengan pemilik homestay atau losmen. Siapa tahu dapat harga lebih miring.

Reporter: Fauzan Arifin
Back to top