KUPANG — Viktor Bungtilu Laiskodat meninjau langsung pemasangan rumput sintetis berstandar FIFA di lapangan tersebut pada Sabtu (18/7/2026). Mantan Gubernur NTT itu menegaskan pembangunan fasilitas ini bukan sekadar persiapan turnamen, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak NTT.
"Pekerjaan ini terus kami pacu agar siap menyambut Turnamen Lazarus Laiskodat Memorial Cup III Tahun 2026. Setelah seluruh proses selesai, lapangan ini akan menjalani sertifikasi FIFA sebagai penanda bahwa Semau siap berdiri sejajar dengan lapangan-lapangan terbaik," ujar Viktor dalam keterangannya.
Proyek ini berlokasi di Pulau Semau, sebuah kawasan yang selama ini belum memiliki infrastruktur olahraga berstandar internasional. Dengan adanya lapangan ini, Viktor berharap anak-anak NTT tidak perlu lagi merantau untuk mengejar mimpi di bidang olahraga.
Viktor mengungkapkan pembangunan di kawasan itu tidak akan berhenti pada lapangan sepak bola. Ke depan, direncanakan pembangunan stadion berstandar FIFA dengan kapasitas sekitar 25.000 penonton.
"Di lokasi ini juga akan dibangun stadion berstandar FIFA berkapasitas sekitar 25.000 penonton, setara dengan stadion-stadion modern di Indonesia. Saya membayangkan suatu hari nanti sorak-sorai ribuan penonton akan bergema dari Pulau Semau, membawa nama Nusa Tenggara Timur ke panggung yang lebih luas," tuturnya.
Menurut Viktor, stadion tersebut diharapkan menjadi pusat olahraga modern di Indonesia Timur sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Penyelenggaraan kegiatan olahraga dan hiburan di lokasi itu dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
Bagi Viktor, pembangunan infrastruktur olahraga adalah bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Ia meyakini fasilitas yang memadai akan melahirkan atlet-atlet berprestasi dari NTT.
"Saya selalu meyakini bahwa setiap langkah besar berawal dari keberanian untuk membangun mimpi. Yang sedang kami bangun di sini adalah masa depan. Anak-anak Nusa Tenggara Timur berhak tumbuh dengan fasilitas yang memberi mereka kesempatan mengasah bakat, mengejar prestasi, dan bermimpi setinggi mungkin tanpa harus meninggalkan tanah kelahirannya," katanya.
"Bagi saya, mimpi besar selalu menemukan jalannya ketika dikerjakan dengan tekad dan kesungguhan. Semau memiliki potensi besar, dan kami ingin memastikan potensi itu tumbuh menjadi kebanggaan bagi Nusa Tenggara Timur dan Indonesia," ujar Viktor menambahkan.