Pelni Jadwalkan KM Sirimau Singgah di Maumere 28 Juli 2026, Cek Rute Lengkap Akhir Juli hingga Agustus

Penulis: Fauzan Arifin  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 08:20:00 WIB
KM Sirimau dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, pada 28 Juli 2026 pukul 04.00 WITA.

MAUMERE — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kembali mengoperasikan KM Sirimau untuk melayani penumpang di wilayah timur Indonesia. Kapal tersebut dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, pada 28 Juli 2026, sebagai bagian dari trayek reguler akhir Juli hingga pertengahan Agustus.

Jadwal ini menjadi perhatian warga Maumere dan sekitarnya yang akan bepergian ke Kupang, Surabaya, atau sebaliknya. KM Sirimau merupakan salah satu kapal andalan Pelni di rute NTT-Jawa dengan kapasitas angkut penumpang yang besar.

Rute KM Sirimau dari Maumere: Tujuan dan Waktu Keberangkatan

Berdasarkan jadwal yang dirilis Pelni, KM Sirimau akan tiba di Maumere pada 28 Juli 2026 pukul 04.00 WITA dan bertolak pada pukul 17.00 WITA di hari yang sama. Dari Maumere, kapal akan melanjutkan perjalanan menuju Kupang dengan estimasi tiba pada 29 Juli 2026.

Setelah dari Kupang, KM Sirimau akan berlayar ke arah barat menuju Surabaya dengan singgah di sejumlah pelabuhan. Rincian jadwal selengkapnya dapat diakses melalui aplikasi Pelni atau kantor cabang setempat.

Jadwal Pelni Akhir Juli: KM Sirimau Bukan Satu-satunya Pilihan

Selain KM Sirimau, Pelni juga mengoperasikan kapal lain di perairan NTT pada periode yang sama. Masyarakat disarankan untuk memantau jadwal secara berkala karena dapat berubah sesuai kondisi cuaca dan operasional.

Untuk pembelian tiket, Pelni mewajibkan penumpang menggunakan identitas resmi seperti KTP atau Kartu Keluarga. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Pelni, agen resmi, atau loket pelabuhan mulai H-30 sebelum keberangkatan.

Apa Saja yang Perlu Disiapkan Sebelum Naik KM Sirimau?

Penumpang diimbau tiba di pelabuhan minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan untuk proses boarding. Barang bawaan dibatasi sesuai ketentuan Pelni, termasuk larangan membawa bahan mudah terbakar.

Bagi warga Maumere yang hendak menuju Kupang atau Surabaya, KM Sirimau menjadi opsi transportasi laut yang ekonomis dibandingkan jalur udara. Namun, waktu tempuh yang lebih panjang perlu diperhitungkan.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: flores.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top