40 Siswi Pramuka Ende Menangis di Pelukan Ketua Kwarda NTT Gagal Berangkat ke Jambore, Sempat Pulang ke Kampung

Penulis: Fauzan Arifin  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:53:01 WIB
siswi Pramuka Ende menangis dalam pelukan Ketua Kwarda NTT Sinun Petrus Manuk saat penutupan Jamda X di Kupang, 2 Agustus 2026.

KUPANG — Ratusan peserta Jambore Daerah (Jamda) X Gerakan Pramuka NTT di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, menjadi saksi haru saat penutupan acara pada 2 Agustus 2026. Sejumlah siswi dari kontingen Ende tak kuasa menahan air mata karena mengaku tidak memiliki biaya untuk berangkat ke Jambore Nasional.

Dalam video yang beredar, para siswi terlihat memeluk Sinun Petrus Manuk sambil meratap. "Bapak, kami mau ikut Jambore, tolong kami," ucap salah seorang siswi dalam rekaman tersebut.

Di hadapan peserta, Sinun menyampaikan permohonan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Ende. "Pak Bupati Ende, saya Sinun Petrus Manuk, Ketua Kwartir Daerah, berurai air mata bersama anak-anak ini. Anak-anak Ende tidak bisa berangkat," katanya dalam video itu.

Kontingen Ende Sempat Kembali ke Daerah

Sinun membenarkan peristiwa tersebut saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (6/8/2026). Ia menjelaskan, Jamda X NTT diikuti 17 kontingen dari 22 kabupaten/kota di NTT. Namun, kontingen Ende belum dapat memastikan keberangkatan karena kendala anggaran.

Akibatnya, sekitar 40 orang yang terdiri atas pimpinan kontingen cabang, pembina, pendamping, peninjau, dan anggota Pramuka memutuskan kembali ke Ende pada 3 Agustus 2026. Mereka berangkat sehari setelah acara penutupan usai.

Dukungan Mengalir Setelah Video Viral

Setelah rekaman tersebut menyebar, dukungan datang dari berbagai pihak. Sinun menyebut Pemerintah Kabupaten Ende bersama orangtua peserta akhirnya memberikan dukungan agar kontingen tetap bisa berangkat.

"Mereka akhirnya bisa bergabung kembali untuk mengikuti Jambore Nasional," ujar Sinun.

Kontingen Ende dijadwalkan berangkat dari Ende menuju Maumere, Kabupaten Sikka. Di kota itu, mereka akan bergabung dengan rombongan Kwarda Gerakan Pramuka NTT sebelum bertolak ke Jakarta menggunakan kapal laut.

750 Peserta Dilepas Gubernur NTT

Secara keseluruhan, sebanyak 750 peserta Kwarda Gerakan Pramuka NTT dijadwalkan dilepas Gubernur NTT pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Mereka akan berlayar menuju Jakarta untuk mengikuti Jambore Nasional.

"Nanti mereka berangkat dari Ende ke Maumere, lalu kami jemput di sana agar bersama-sama berlayar menuju Jakarta," kata Sinun.

Dengan adanya kepastian ini, seluruh kontingen asal Ende dipastikan tetap dapat berpartisipasi dalam ajang kepramukaan tingkat nasional tersebut.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top